Pembukaan Pasar Tani di Kota Palu Hadirkan Komoditas Pangan untuk Warga

Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo. FOTO: IST

PALU, FILESULAWESI.COM – Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, secara resmi membuka kegiatan Pasar Tani yang digelar oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palu di halaman kantor dinas tersebut, Kamis (12/3/2026).

BACA JUGA: Wakil Gubernur Sulteng Buka Gerakan Pangan Murah Serentak

Bacaan Lainnya

Terlihat masyarakat tampak memadati area pasar untuk membeli berbagai kebutuhan pokok yang dijual dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.

Program Pasar Tani tersebut menghadirkan berbagai komoditas pangan yang telah mendapatkan subsidi dari pemerintah sehingga dapat dijangkau oleh masyarakat luas.

BACA JUGA: Tebar Harapan Ramadan: 439 Paket Sembako Dibagi ke Warga Desa Terpencil

Dalam sambutannya, Sekda Irmayanti menyampaikan bahwa kegiatan Pasar Tani merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Kota Palu dalam menjaga stabilitas harga pangan di tengah masyarakat.

Menurut Sekda, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap petani lokal sekaligus mempermudah masyarakat memperoleh kebutuhan bahan pangan.

“Pasar Tani ini bukan hanya membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, tetapi juga menjadi sarana bagi petani untuk memasarkan hasil produksinya secara langsung,” ungkap Sekda.

Beragam komoditas pangan tersedia di Pasar Tani tersebut, di antaranya beras, telur, bawang merah, bawang putih, cabai, minyak goreng, ikan laut, ikan air tawar, daging sapi, daging ayam, serta sejumlah kebutuhan pokok lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu, Lukman, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara petani dan distributor untuk menghadirkan bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Kadis berharap Pasar Tani dapat membantu menjaga ketersediaan pasokan pangan sekaligus menjadi solusi bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

“Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga memberi ruang bagi para petani untuk memasarkan hasil pertaniannya secara langsung kepada konsumen,” tutur Lukman.(***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *