PALU, FILESULAWESI.COM – Seorang pria berinisial A.S.M. (53), ditemukan meninggal dunia di depan sebuah kafe di Jalan Jabal Nur, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Kamis (28/8/2025) sekitar pukul 06.00 Wita.
BACA JUGA: Dr Suandi Fokus Kembangkan Olahraga Prestasi jika Terpilih Ketua KONI Sulteng
Korban, yang diketahui bekerja sebagai tukang parkir, pertama kali ditemukan oleh saksi Raizulhaq (23), petugas keamanan kampus Unismu Palu.
Menurut saksi, sekitar pukul 05.30 Wita, seorang pengendara mendatangi pos keamanan dan melaporkan bahwa ada seseorang yang terjatuh di depan Kafe Pink, tepat di gerbang masuk kampus.
BACA JUGA: Akui Siswa Keracunan MBG Akibat Ikan Gatal, Tak Layak untuk di Konsumsi
“Saya langsung ke lokasi bersama pengendara yang melapor. Saat tiba, korban sudah tertindis sepeda motornya. Kami angkat korban ke tempat duduk dan membaringkannya,” ujar saksi Raizulhaq.
Tak lama kemudian, istri korban, H (50), tiba di lokasi. Korban kemudian dibawa ke rumah kakaknya di Jalan Domba, Lorong Melati, untuk disemayamkan.
Mendengar Laporan dari masyarakat, Polsek Mantikulore yang tiba dilokasi kejadian segera mengamankan TKP dan mengimbau warga.
Dugaan sementara, korban meninggal karena serangan jantung. Hal ini diperkuat dengan keterangan keluarga yang menyatakan korban memiliki riwayat penyakit jantung dan asam urat. Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi.
Kapolresta Palu, Kombes Pol. Deny Abrahams, membenarkan adanya temuan mayat tersebut:
“Benar, kami menerima laporan adanya temuan mayat di Jalan Jabal Nur, depan Kafe Pink. Unit Identifikasi telah melakukan olah TKP sesuai prosedur,” ungkap Kapolresta Palu.
Kapolresta juga menegaskan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban:
“Hasil pemeriksaan awal, tidak ada indikasi kekerasan. Dugaan kuat korban meninggal karena sakit. Pihak keluarga juga menolak autopsi,” tegasnya.
Kesimpulan sementara, kasus ini tidak melibatkan unsur pidana dan dinyatakan selesai menurut prosedur hukum yang berlaku.(***)