Realisasi 13 Jenis Pajak Hingga Akhir November Diangka 73 Persen

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palu Imran, didampingi Plt Sekretaris Syarifuddin (kiri). FOTO: Mohammad Rizal/Filesulawesi.com

PALU, FILESULAWESI.COM – Pemerintah Kota Palu melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), telah memperoleh realisasi 73 persen dari taget 13 jenis pajak sebesar 400 miliar rupiah tahun ini.

BACA JUGA: Oknum Non ASN Tilep Kas PBB, Imran: Hasil Pemeriksaan BPK 27 Desember 2025

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palu Imran, didampingi Plt Sekretaris Syarifuddin, menyampaikan beberapa hal penting sekaitan dengan realisasi target 13 Jenis pajak kepada sejumlah awak media.

Menurutnya, tahun ini Bapenda Kota Palu dari 13 jenis pajak ditarget pendapatan masuk ke kas daerah sebanyak 400 miliar rupiah. Dari 400 miliar tersebut, saat ini hingga memasuki akhir bulan November, pihaknya telah memenuhi target 73 persen dari 13 jenis pajak tersebut.

BACA JUGA: Kunker Dapil di Palupi, Armin Sampaikan 4 Perda Tahun 2025 Inisiatif DPRD Palu

“Sudah 73 persen atau 298 miliar rupiah, hampir tembus diangka 300 miliar. Sisa 100 miliar rupiah lagi tembus diangka 400 miliar,” kata Imran kepada redaksi Filesulawesi.com.

“Potensi ada di jenis pajak PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) 96 persen realisasi. Pajak air tanah, pajak restoran, pajak hiburan, BBNKB (Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor) dan jenis pajak lainnya,” katanya menambahkan.

Dengan sisa waktu satu bulan atau berkisar 4 minggu lagi, tentunya ia mengharapkan agar realisasi dari targer 400 miliar bisa dicapai. Ataupun minimal bisa capai realisasi dari target diangka 80-90 persen dari target 400 miliar tadi.

“Memang kalau kita mencapai 100 persen mungkin tidak, yah paling tidak kita berupaya sampai ditargett 90 persen, bisa jadi,” ungkap Imran.

“Karena itu tadi, tren positifnya pajak PKB pasti akan melampaui dengan adanya kebijakan Gubernur Sulteng (pemutihan). Kemudian pajak Air Tanah, kedepannya kita akan memasang Water Meter. Selama ini kita belum, kita hanya mengharapkan pemasangan water meter mandiri. Dan ini ternyata lonjakannya luar biasa setelah dipasang, bisa mendapatkan penghasilan pajak yang banyak,” ungkapnya kembali.

“Saya lihat pajak air tanah akan melampaui target juga. Kemudian, pajak Restoran itu juga bagus hasilnya karena kita sudah menggunakan atau memasang alat perekeman data di beberapa tempat usaha. Sekarang sudah terpasang 200 unit. Rencana tahun depan dipasang 400 unit sehingga bisa mencapai 600 unit dipasang. Untuk water meter rencana kita pasang 200 unit juga,” lanjut dia.

Olehnya itu, pihaknya sangat mengharapkan ada kerjasama yang baik dari masyarakat Kota Palu dalam upaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari 13 jenis pajak tersebut.zal

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *