PALU, FILESULAWESI.COM – Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama Kota Palu, Dr. H. Ahmad Hasni, M.Pd.I, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan koordinasi dengan BAZNAS Kota Palu terkait penetapan besaran zakat fitrah tahun ini.
BACA JUGA: Di Sulteng, 300 Ribu Kepala Keluarga Belum Miliki Rumah
Ahmad Hasni kepada awak media redaksi Filesulawesi.com, menjelaskan bahwa penetapan zakat fitrah akan melalui mekanisme dengan mempertimbangkan harga pasar beras yang berlaku di tengah masyarakat. Nantinya, harga yang diambil merupakan harga rata-rata agar dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
BACA JUGA: Jelang Ramadan, Sekprov Novalina Tinjau Gerakan Pangan Murah
“Intinya makanan beras yang dapat dijangkau oleh masyarakat. Kita mengambil harga yang ada di tengah-tengah,” kata Kakan Kemenag Kota Palu saat ditemui di ruangannya, Jumat (13/2/2026) siang.
Ia menambahkan, sebelum penetapan resmi dilakukan, pihaknya juga akan berkomunikasi dengan sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas Pertanian, guna memastikan besaran zakat fitrah yang ditetapkan sesuai dengan kondisi harga di lapangan.
Pembahasan penetapan zakat fitrah tersebut, lanjutnya, direncanakan akan dijadwalkan pada awal bulan Ramadhan. Setelah adanya kesepakatan bersama, informasi resmi akan segera disampaikan kepada masyarakat.
“Zakat fitrah sebenarnya sudah bisa kita keluarkan semenjak awal bulan Ramadhan sampai dengan sebelum khatib naik mimbar,” urai Kakan Kemenag Kota Palu.
Dalam menyongsong bulan suci Ramadhan yang penuh berkah, Kakan Kemenag Kota Palu juga mengajak umat Muslim untuk menyambut bulan suci dengan suka cita serta meningkatkan amal ibadah.
Selain itu, pihaknya turut menghimbau kepada umat non-Muslim untuk tetap menghormati saudara-saudara Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa, sehingga kerukunan umat beragama di Kota Palu dapat terus terjaga dengan baik.
“Kalau kita saling hormat menghormati, saya yakin kerukunan umat beragama di Kota Palu tetap berjalan dengan baik,” tutupnya.zal













