Pemprov Sulteng Gandeng Donatur Lengkapi Fasilitas Masjid Raya Baitul Khairat

Kepala Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (Cikasda) Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Andi Ruly Djanggola, SE, M.Si. FOTO: Mohammad Rizal/Filesulawesi.com

PALU, FILESULAWESI.COM – Kepala Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (Cikasda) Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Andi Ruly Djanggola, SE, M.Si, memberikan tanggapan terkait sejumlah fasilitas yang masih perlu dilengkapi di Masjid Raya Baitul Khairat Sulteng.

BACA JUGA: Satpol-PP Siagakan 4 Pleton Personel, Amankan Buka Puasa Sulteng Nambaso

Bacaan Lainnya

Diketahui, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Cikasda menjadi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diberi amanah untuk bertanggung jawab dalam proses pembangunan masjid megah yang menjadi ikon baru di Sulawesi Tengah tersebut.

BACA JUGA: Situs Megalit dan Taman Nasional Terancam Akibat Adanya Aktivitas Ilegal di Dongi-Dongi

Andi Ruly Djanggola, dalam keterangannya kepada awak media ini menjelaskan, sejumlah fasilitas yang masih kurang di dalam masjid seperti tempat penyimpanan sandal dan rak Al-Qur’an, saat ini telah disiapkan desainnya oleh pihaknya.

“Beragam kekurangan fasilitas seperti tempat penyimpanan sandal dan rak Al-Qur’an sudah kami buatkan desainnya. Tujuannya agar para hamba Allah yang ingin bersedekah atau berwakaf dapat berpartisipasi melengkapi fasilitas di masjid ini,” ungkap Andi Ruly kepada redaksi Filesulawesi.com, saat ditemui langsung di dalam masjid Raya Baitul Khiarta Sulteng, Jumat (6/3/2026) siang.

Ia mengungkapkan, beberapa pihak telah menyatakan kesediaannya untuk memberikan bantuan wakaf guna melengkapi fasilitas Masjid Raya Baitul Khairat.

Salah satunya dari pihak Gramedia yang telah menghibahkan sebanyak 620 Al-Qur’an untuk digunakan oleh jamaah masjid.

“Alhamdulillah Gramedia sudah memberikan hibah sebanyak 620 Al-Qur’an dan saat ini masih disimpan di lantai bawah, karena belum ada rak atau tempat penyimpanannya,” jelasnya.

Pihaknya pun telah meminta Gramedia untuk turut membantu menyediakan rak Al-Qur’an agar kitab suci tersebut bisa segera ditempatkan di dalam masjid.

“Alhamdulillah mereka menyampaikan Insya Allah siap membantu. Yang pasti mereka telah menghibahkan ratusan Al-Qur’an untuk jamaah masjid,” kata Kadis Cikasda melanjutkan.

Selain itu, ada pula pihak yang telah bersedia mewakafkan mimbar masjid dengan desain baru yang saat ini sedang dalam proses pengiriman dari lokasi pembuatan.

Sementara untuk fasilitas rak sandal atau tempat sepatu jamaah, rencananya akan ditempatkan di enam titik yang berada di sekitar area tempat wudhu.

“Insya Allah sudah ada pihak yang bersedia membantu menyediakan fasilitas tempat sandal dan dalam waktu tidak lama lagi semua fasilitas tersebut sudah ada di sini,” tambahnya.

Lebih lanjut, Andi Ruly juga menyampaikan bahwa pihaknya tengah mengupayakan pengadaan alat pembersih lantai masjid sesuai arahan langsung dari Gubernur Sulawesi Tengah.

“Alhamdulillah pengadaan alat pembersih lantai ini sudah kami ajukan ke Bank BSI dan saat ini kita masih menunggu persetujuan dari BSI pusat,” jelasnya.

Di akhir penjelasannya, Andi Ruly Djanggola berharap, pembangunan Masjid Raya Baitul Khairat dapat seminimal mungkin menggunakan anggaran dari kas daerah atau APBD.

Menurutnya, untuk melengkapi berbagai fasilitas penunjang yang masih kurang di dalam masjid, pihaknya sangat membuka peluang bagi masyarakat maupun pihak swasta yang ingin berpartisipasi melalui wakaf atau sedekah.

“Harapan kami, pembangunan masjid ini bisa seminimal mungkin menggunakan anggaran APBD. Untuk melengkapi fasilitas yang masih kurang, kami sangat berharap adanya dukungan wakaf dari berbagai pihak,” tutupnya.zal

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *