PALU, FILESULAWESI.COM – Panitia Penyelenggara Haul Guru Tua menggelar konferensi pers bersama sejumlah awak media terkait kesiapan pelaksanaan puncak Haul Guru Tua yang dijadwalkan berlangsung pada 1 April 2026 mendatang.
BACA JUGA: Makna Haul Guru Tua: Penjelasan Sekjen PB Alkhairaat Jamaludin Mariadjang
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar (PB) Alkhairaat Palu, Jamaludin Mariadjang, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa Haul Guru Tua merupakan agenda tahunan yang secara kelembagaan dilaksanakan oleh PB Alkhairaat. Ia juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat yang selama ini turut menyemarakkan kegiatan tersebut.
BACA JUGA: Dari Mimbar Idulfitri, Gubernur Sulteng Tekankan Perjuangan dan Persatuan
“Pelaksanaan Haul Guru Tua telah diputuskan berlangsung pada 1 April 2026. Ini adalah agenda rutin yang terus kita jaga bersama,” ujar Jamaludin dalam keterangan persnya, Kamis (26/3/2026) sore.
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan Haul Guru Tua terdiri dari beberapa agenda utama, di antaranya RAUDAH, yaitu kegiatan festival seni budaya Islam yang menampilkan karya-karya umat Islam, khususnya Abnaul Khairaat.
Selanjutnya, terdapat kegiatan RAUHA yang berisi pembacaan kitab gundul oleh para santri sebagai bagian dari pengembangan ilmu keagamaan. Pada malam harinya, akan dilaksanakan pembacaan tahlil dan yasinan.
“Puncak kegiatan akan dilaksanakan pada 1 April dengan menghadirkan berbagai kalangan masyarakat, termasuk tokoh lintas agama seperti Kristen, Hindu, dan lainnya,” jelasnya.
Jamaludin menambahkan, panitia juga telah berkoordinasi dengan pihak keamanan mengingat jumlah peserta yang diperkirakan mencapai sekitar 75 ribu orang, sementara lokasi kegiatan memiliki keterbatasan ruang.
“Kami berharap dukungan penuh dari pihak keamanan agar pelaksanaan tetap berjalan tertib tanpa mengurangi nilai sakral kegiatan,” ungkap Sekjen PB Alkhairaat Palu.
Sementara itu, Panglima Garda Alkhairaat, Husen Habibu, mengungkapkan bahwa sejumlah pejabat tinggi negara dijadwalkan hadir dalam peringatan tersebut.
“Beberapa menteri yang direncanakan hadir antara lain Menteri Sosial RI, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menteri Agama, Menteri UMKM, serta Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Selain itu, beberapa gubernur dari kawasan timur Indonesia juga telah menyatakan kesiapan untuk hadir,” ujarnya.
Sebagai bagian dari persiapan, jajaran PB Alkhairaat juga telah melakukan audiensi dengan Kapolda Sulawesi Tengah guna memastikan pengamanan berjalan maksimal.
Panitia berharap Haul Guru Tua dapat menjadi ajang silaturahmi akbar bagi Abnaul Khairaat sekaligus momentum mempererat persatuan umat.
“Semoga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tutupnya.zal










