PALU, FILESULAWESI.COM – Perhelatan akbar Haul Habib Idrus bin Salim Aljufri atau yang dikenal sebagai Guru Tua dipastikan siap digelar pada 1 April 2026 di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.
BACA JUGA: Safri Desak Gubernur Sulteng Bertindak Tegas, Minta Izin PT Heng Jaya Dicabut
Panitia Pelaksana dari PB Alkhairaat menyatakan seluruh persiapan telah dilakukan secara matang untuk menyukseskan kegiatan tahunan tersebut.
Haul Guru Tua tahun ini direncanakan akan dihadiri sejumlah menteri, tokoh agama, kepala daerah, hingga pejabat tinggi lainnya. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi masyarakat dalam mendorong penobatan Guru Tua sebagai Pahlawan Nasional.
BACA JUGA: Wali Kota Palu Gerah Lihat Sampah Berserakan di Dua Kelurahan Kecamatan Palu Barat
Sekretaris Yayasan Alkhairaat SIS Aljufri, H. Asgar Bashir Khan, dalam konferensi persnya kepada sejumlah awak media menyampaikan bahwa pihak panitia sengaja tidak mengundang Presiden Republik Indonesia pada perhelatan HAUL kali ini.
Menurutnya, terdapat dua agenda besar yang akan dilaksanakan dalam waktu berdekatan, yakni Haul Guru Tua dan peringatan Satu Abad Alkhairaat. Oleh karena itu, undangan kepada Presiden RI direncanakan akan difokuskan pada peringatan satu abad tersebut yang juga akan menghadirkan tamu-tamu dari luar negeri.
“Untuk Haul Guru Tua ini kita hanya mengundang setingkat menteri. Sementara untuk Presiden RI akan kita undang pada perhelatan Satu Abad Alkhairaat,” urai H. Asgar Bashir Khan kepada redaksi Filesulawesi.com.
Terkait usulan penobatan Guru Tua sebagai Pahlawan Nasional, Asgar mengungkapkan bahwa proses tersebut pada dasarnya telah final sejak tahun lalu. Pihaknya juga telah menerima informasi bahwa pada tahun ini Guru Tua berpeluang besar untuk resmi dinobatkan.
Meski demikian, panitia tetap diminta untuk melakukan pembaruan dokumen administratif sebagai bagian dari proses pengusulan yang berjalan di tingkat pusat.
Ia berharap, seluruh masyarakat dapat memberikan dukungan penuh agar cita-cita menjadikan Guru Tua sebagai Pahlawan Nasional dapat segera terwujud.
“Kita berdoa bersama agar Guru Tua bisa menjadi Pahlawan Nasional. Apa yang beliau abdikan kepada bangsa ini diharapkan menjadi model dalam pembinaan dan pengembangan bangsa ke depan,” tutupnya.zal










