PALU, FILESULAWESI.COM – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palu bersama jajaran Kantor Wilayah Kemenag Sulawesi Tengah meninjau langsung pelaksanaan hari pertama Tes Kemampuan Akademik (TKA) di sejumlah madrasah di Kota Palu, Senin (6/4/2026).
BACA JUGA: Sulteng Target Penurunan Stunting Diangka 19 Persen Tahun 2026
Monitoring ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk memastikan pemetaan kualitas dan potensi akademik ribuan siswa madrasah berjalan objektif, transparan, serta bebas dari kendala teknis.
BACA JUGA: Gandeng Ace Energy Hadirkan Listrik Tenaga Surya, BERANI Menyala Sasar 8 Kabupaten di Sulteng
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Palu, Dr. H. Ahmad Hasni, didampingi Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulteng, Syamsu Nursi, serta Kepala Seksi Pendidikan Islam, Irsan. Rombongan meninjau sejumlah lokasi pelaksanaan ujian, di antaranya MTsN 2 Kota Palu, MTs Alkhairaat Palu, dan MTsN 1 Kota Palu.
Pada hari pertama, sebanyak 2.134 siswa dari berbagai madrasah di Kota Palu mengikuti TKA. Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan, asesmen dijadwalkan dalam empat gelombang guna mengakomodasi seluruh peserta serta menjaga stabilitas jaringan.
“Monitoring ini bukan sekadar pengawasan manajerial, melainkan komitmen nyata untuk memastikan daya saing siswa. Hasil TKA ini memiliki urgensi tinggi, tidak hanya sebagai tolok ukur evaluasi kurikulum, tetapi juga menjadi acuan bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke sekolah maupun madrasah unggulan,” ujar Ahmad Hasni di sela-sela peninjauan.
Dalam kunjungan tersebut, jajaran pimpinan Kemenag juga berdialog langsung dengan kepala madrasah, proktor, dan pengawas ruangan. Fokus utama peninjauan mencakup kesiapan infrastruktur, terutama kestabilan jaringan internet serta kelayakan perangkat komputer yang digunakan selama ujian berlangsung.
Secara umum, pelaksanaan hari pertama TKA di Kota Palu berjalan kondusif, lancar, dan tertib. Para siswa terlihat fokus mengerjakan soal sesuai standar operasional prosedur yang telah ditetapkan.
Keberhasilan ini menjadi indikator positif kesiapan ekosistem pendidikan madrasah di Kota Palu dalam mengimplementasikan sistem evaluasi akademik berbasis teknologi, sekaligus mendorong lahirnya generasi penerus yang kompetitif.(***)








