PALU, FILESULAWESI.COM – Aliansi Tenaga Honorer Kota Palu menggelar aksi lanjutan di kantor Wali Kota Palu, Selasa (9/12/2025) siang.
BACA JUGA: 125 Kepsek Telah Dimintai Keterangaan, Terungkap Saat Aksi Honorer Kota Palu
Aksi massa lanjutan ini tentu tidak lain karena nasib 1.171 tenaga honorer yang ada di Kota Palu, belum menemui titik terang atau solusi alternatif yang diberikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palu sampai hari ini.
BACA JUGA: DPMPTSP Kota Palu, Sejumlah Penghargaan Sepanjang Tahun 2025
Aksi massa tersebut diterima oleh Asisten II Setda Kota Palu, Inspektur Inspektorat Kota Palu Mohammad Rizal, Kepala BKPSDMD Kota Palu Abidin, serta petinggi OPD lainnya.
Sementara itu, Wali Kota Palu Hadianto Rasyid, Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin, serta Sekretaris Daerah Kota Palu Irmayanti Pettalolo, tidak tanpak terlihat menemui aksi tenaga honorer di Kota Palu.
Orator aksi, Raslin, dalam keterangannya menyampaikan, kedatangan aliansi tenaga honorer hari ini dikantor Wali Kota Palu, tidak lain dan tidak bukan hanya satu alasan ialah memastikan 1.171 tenaga honorer yang tidak dilantik atau tidak diusulkan ada kejelasan nasibnya. Karena mereka sudah mengabdi 5-30 tahun untuk Negara.
“Sementara terdapat pelantikan kemarin 3 ribu lebih namun ditengarai, disinyalir, ada oknum PPPK diduga siluman. Mereka-mereka yang tidak sesuai prosedur itu dimasukkan dalam pengangkatan PPPK. Itu yang membuat mereka menuntut bahwa mendapatkan perlakukan tidak adil dari pemerintah,” ungkap Raslin dihadapan aksi ratusan tenaga honorer.
Selanjutnya, dari hasil koordinasi dengan Inspektorat Kota Palu, BKPSDMD Kota Palu, maka diputuskan besok siang atau hari Rabu tepatnya, akan dilakukan pertemuan lanjutan dalam upaya mencari solusi bersama.
“Ini kita bahas besok sebelum tanggal 31 Desember 2025, karena tanggal 31 Desember 2025, link CASN ditutup,” katanya melanjutkan.
Kemudian, saat awak media menanyakan jika kemudian pada pertemuan besok Rabu, apa yang diharapkan oleh ribuan tenaga honorer tidak sesuai dengan apa yang diharapkan nantinya, lalu sikap apa yang diambil oleh aliansi tenaga honorer ?, maka dengan tegas Raslin menjawab, harapannya bisa dipenuhi. Karena mereka sudah berkontribusi besar terhadap Kota Palu sehingga dibutuhkan perhatian serius. Negara harus hadir dalam mengakomodir nasib mereka.
“Kalau memang tidak ada solusi atau kepastian tentang nasib 1.171 tenaga honorer, maka jalan terakhir kami ketemu Presiden RI Prabowo Subianto,” tutupnya.zal






