PALU, FILESULAWESI.COM – Hasil keputusan dari pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) IV Partai Hanura Kota Palu, telah memilih Ashar Yahya sebagai Ketua DPC Partai Hanura Kota Palu lima tahun mendatang.
BACA JUGA: DLH Sulteng Gelar Pemeriksaan DELH Libatkan PT Bintang Delapan Mineral
Pelaksanaan Muscab IV Partai HANURA Kota Palu berlangsung di Hotel Santika Kota Palu, dibuka dan ditutup secara resmi oleh Sekretaris DPD Partai HANURA Sulteng, Ismail Yunus, mewakili Ketua DPD Partai HANURA Sulteng, Hadianto Rasyid, Rabu (17/12/2025) sore.
BACA JUGA: UIN Datokarama Palu Telah Mintai Klarifikasi Dosen Inisial AGM
Ashar Yahya, politisi Kota Palu, kepada sejumlah awak media menyampaikan ungkapan rasa syukurnya pertama kali, setelah dinobatkan untuk memimpin partai HANURA Kota Palu lima tahun mendatang.
Ia berkomitmen setelah terpilih, untuk menjalankan amanah partai sebagaimana sesuai dengan mekanisme dan tradisi yang telah melekat di tubuh partai berwarna orange tersebut.
“Ketua terpilih hari ini adalah bagian dari mekanisme dan tradisi yang sudah diatur oleh Partai Hanura. Saya cukup mengapresiasi partai ini karena telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk menahkodai satu periode ke depan,” kata Ashar Yahya kepada redaksi Filesulawesi.com.
Selain menjalankan amanah partai, Ashar juga berkomitmen bahwa seluruh tugas yang diembannya akan sejalan dengan arah kebijakan pimpinan partai, baik di tingkat DPC, DPD, maupun DPP Partai HANURA.
“Tugas-tugas yang saya emban tentunya akan sejalan dengan pimpinan partai, baik DPD maupun DPP, teristimewa Ketua DPD yang juga Wali Kota Palu. Saya berbicara dalam tatanan Kota Palu,” urai politisi Kota Palu.
Menurutnya, hal terdepan yang ia lakukan bersama dengan kepengurusan baru nantinya ialah penguatan branding dan popularitas partai, khususnya dalam mengejar tingkat popularitas Hadianto Rasyid yang dinilainya sangat tinggi di tengah masyarakat.
“Hanura ke depan akan lebih berbenah dalam membranding partai, mengejar sisi ketertinggalan popularitas dari Pak Wali Kota yang begitu tinggi di Kota Palu. Dengan segala keberhasilan beliau, ini menjadi tantangan terberat bagi kami, sekaligus seni dalam berpolitik,” tutupnya.zal













