PALU, FILESULAWESI.COM – Pengelola Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu menyiapkan sejumlah tenant khusus untuk menampilkan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Sulawesi Tengah.
BACA JUGA: Terima LHP BPK, Wali Kota Palu Apresiasi Progres Capaian OPD Diangka 95 Persen
Langkah ini merupakan bagian dari peningkatan kualitas layanan bandara sekaligus upaya mendukung promosi produk lokal kepada para penumpang.
Kepala Seksi Pelayanan dan Kerja Sama Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu, Arif Sagana, mengatakan pihak bandara membuka ruang bagi UMKM untuk hadir di area terminal, khususnya di terminal keberangkatan.
“Kami mendukung penuh dan mengapresiasi Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Tengah yang mengusulkan penambahan tenant UMKM di area bandara,” ujar Arif Sagana usai menerima kunjungan jajaran Dinkop dan UMKM Sulteng, Rabu (7/1/2026).
BACA JUGA: Wali Kota Palu Lantik Eselon II, Tekankan Pakta Integritas kepada Kepala OPD
Menurutnya, kehadiran tenant UMKM tidak hanya memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha lokal, tetapi juga memperkaya pengalaman penumpang, baik wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Produk yang ditampilkan nantinya merupakan ciri khas Sulawesi Tengah, seperti kaledo instan, jajanan berbahan kelor, kerajinan tangan, hingga produk fesyen dengan nuansa kearifan lokal,” jelasnya.
Arif mengungkapkan, pihak bandara telah menyiapkan lokasi tenant yang representatif di area terminal keberangkatan.
Selain penempatan tenant, konsep pendukung seperti penataan ruang dan penyediaan fasilitas penunjang juga telah dibahas bersama agar tetap sesuai dengan standar pelayanan bandara.
“Lokasi tenant sudah kami siapkan. Ke depan, kerja sama ini akan dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) agar pelaksanaannya lebih tertata dan berkelanjutan,” kata Arif.
Lebih lanjut, Arif menegaskan bahwa penyiapan tenant UMKM ini juga menjadi bagian dari penataan wajah Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu sebagai bandara internasional yang akan segera melayani rute penerbangan internasional.
“Untuk dokumen kelengkapan sebagai bandara internasional, seluruhnya sudah 100 persen siap. Insya Allah pada bulan Maret atau April mendatang kami sudah dapat melayani operasional rute internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Tengah, Sumarno, bersama jajaran pengelola bandara melakukan peninjauan langsung ke lokasi tenant UMKM.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan area yang akan difungsikan sebagai etalase produk UMKM Sulawesi Tengah.
Pantauan TribunPalu.com, peninjauan berlangsung di area terminal keberangkatan.
Dalam kesempatan tersebut, pihak bandara dan Dinkop UMKM Sulawesi Tengah juga membahas konsep penataan tenant agar selaras dengan kenyamanan penumpang serta standar pelayanan bandara.(***)






