PALU, FILESULAWESI.COM – Anggota DPRD Kota Palu, Mutmainnah Korona, menggelar kegiatan Reses atau serap aspirasi warga di Kelurahan Taipa, RT/RW 001/002 atau sekitar Labuan Beru, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu, Selasa (3/2/2026) sore.
BACA JUGA: Perubahan Data Desil Jadi Sorotan Warga Saat Reses, Berikut Penjelasan Kadis Sosial Kota Palu
Kegiatan reses tersebut turut dihadiri pejabat dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Palu, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Perlindungan dan Pemberdayaan Anak, Kesbangpol, Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), pejabat dari Kelurahan Taipa, serta masyarakat setempat.
BACA JUGA: Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng Hadiri Rakornas Tahun 2026
Dalam arahannya, Mutmainnah Korona menyampaikan bahwa reses merupakan ruang silaturahmi sekaligus wadah untuk mendengarkan langsung keluhan dan aspirasi masyarakat.
“Sore ini adalah titik pertama untuk mempertemukan kita semua. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Ruang ini adalah ruang silaturahmi, ruang curhat, ruang bacarita, ba kongko-kongko, tempat menyampaikan apa yang dirasakan oleh bapak dan ibu semua,” kata Mutmainnah Korona kepada redaksi Filesulawesi.com.
Ia menjelaskan, banyak aspirasi warga yang belum sempat terakomodir melalui Musrenbang karena keterbatasan kuota program di OPD. Oleh karena itu, pelaksanaan Reses menjadi momentum untuk mengangkat usulan-usulan yang bersifat prioritas.
“Jika ada yang sangat mendesak dan prioritas, itu yang akan kita up melalui reses ini,” katanya menambahkan.
Mutmainnah juga mengungkapkan bahwa metode reses yang ia lakukan menggunakan dua pendekatan, yakni pendekatan wilayah (RT) dan pendekatan tematik.
Pendekatan tematik, lanjutnya, dilakukan dengan mengumpulkan kelompok-kelompok tertentu dalam satu forum khusus, seperti nelayan, petani, tenaga pendidik, hingga generasi muda.
“Insya Allah besok saya akan bertemu dengan seluruh tenaga pendidik di Kecamatan Tawaeli dan Palu Utara, supaya kita fokus membahas persoalan infrastruktur sekolah dan kondisi pendidikan. Lusa, tanggal 5 Februari 2026, saya akan mendengarkan curhat anak-anak Gen-Z,” jelasnya.
Dalam sesi penyerapan aspirasi, warga Kelurahan Taipa menyampaikan berbagai masukan dan usulan. Diantaranya perbaikan infrastruktur jalan, drainase, lampu penerangan jalan, serta usulan yang dinilai paling mendesak yakni bantuan fasilitas Posyandu Anggur berupa kanopi, kursi, meja, dan perlengkapan pendukung lainnya.
Mutmainnah Korona menegaskan seluruh aspirasi yang disampaikan warga akan dicatat dan diperjuangkan sesuai kewenangan serta skala prioritas pembangunan di Kota Palu.zal













