Pemprov Sulteng Perkuat Kebijakan Berbasis Data Melalui Pemanfaatan Geo Portal

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid melakukan peninjauan langsung terhadap penerapan aplikasi Geo Portal yang dikembangkan bersama Kantor Wilayah ATR/BPN Sulteng. FOTO: IST

PALU, FILESULAWESI.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus berkomitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang berbasis data dan teknologi informasi. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pemanfaatan aplikasi Geo Portal sebagai pusat integrasi data lintas sektor.

BACA JUGA: Kaban BPSDMD Sulteng Abdul Haris Karim, Jejak Karir ASN Sejak Tahun 1993 ‎

Bacaan Lainnya

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid melakukan peninjauan langsung terhadap penerapan aplikasi Geo Portal yang dikembangkan bersama Kantor Wilayah ATR/BPN Sulteng.

BACA JUGA: Kepsek SDN 1 Sindue Tombusabora Indikasi Selewengkan Dana Revitalisasi Pembangunan Sekolah

Didampingi Kepala Kanwil ATR/BPN Sulteng, Muhammad Naim, peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan aplikasi dalam mendukung kebutuhan perencanaan dan pengambilan kebijakan pemerintah daerah.

“Jadi sangking penasarannya kemarin Pak Kanwil memaparkan hal ini di kantor, saya minta hari ini pas libur untuk melihat langsung bagaimana penerapan aplikasi ini (Geo Portal),” kata Anwar Hafid, Sabtu (10/1/2026).

Dari hasil peninjauan tersebut, Gubernur Anwar Hafid menilai Geo Portal memiliki sistem yang mudah digunakan dan mampu menyajikan data secara komprehensif. Aplikasi ini dinilai sangat membantu dalam meningkatkan efektivitas kerja pemerintah provinsi.

“Ternyata sangat luar biasa, mudah-mudahan nanti kita karena sudah MoU ini bisa terus menggenjot data-data yang dibutuhkan pemerintah provinsi Sulawesi Tengah untuk dimasukan ke dalam aplikasi ini,” tuturnya.

‎Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa integrasi dan pemutakhiran data secara berkelanjutan menjadi kunci dalam mendukung kebijakan pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan di Sulawesi Tengah.

‎“Sehingga ke depan tidak menyulitkan kita dalam banyak hal dalam membuat kebijakan tata ruang, kebijakan SDM, kebijakan perkebunan, kemudian kebijakan di bidang penyelesaian konflik agraria,” jelasnya.

‎Pemanfaatan Geo Portal diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan lintas sektor, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan wilayah dan sumber daya alam.

‎“Ini sangat penting untuk masyarakat kita semua juga memudahkan kita dalam menata masyarakat yang berada dalam hutan lindung,” sebut dia.

Selain sebagai alat perencanaan, Geo Portal juga diharapkan dapat menjadi instrumen mitigasi konflik agraria serta memperkuat kepastian kebijakan berbasis kondisi riil di lapangan.

“Saya sangat salut luar biasa kepada Pak Kanwil karena bisa membuat aplikasi ini dan ini juga bisa menjadi kebanggaan bagi Sulawesi Tengah karena memiliki aplikasi data seperti ini,” katanya.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan terus mendorong optimalisasi Geo Portal sebagai bagian dari transformasi digital pemerintahan, guna mewujudkan pelayanan publik yang efektif, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.(***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *