PALU, FILESULAWESI.COM – Anggota Legislatif (Anleg) DPRD Kota Palu, Ulfa, melaksanakan kegiatan Reses atau Serap Aspirasi Warga di Kelurahan Kayumalue Pajeko, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Kamis (5/2/2026) malam.
BACA JUGA: Reses Anleg DPRD Ulfa, Dinas PU: Tahun Ini Dipastikan Tidak Ada Pekerjaan Jalan di Kayumalue Pajeko
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda reses Anleg Ulfa yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Palu Utara–Tawaeli.
Pelaksanaan reses tersebut turut dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis Pemerintah Kota Palu, di antaranya perwakilan BPBD Kota Palu, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Palu, aparat Kelurahan Kayumalue Pajeko, serta masyarakat setempat.
BACA JUGA: RUPS LB Bank Sulteng Tetapkan Isdar E. Burhanuddin Calon Direktur Operasional
Kepada redaksi Filesulawesi.com, Anleg Ulfa menyampaikan bahwa kehadirannya kembali di tengah masyarakat bertujuan untuk menyerap aspirasi, mendengarkan langsung keluhan warga, serta menghadirkan OPD teknis agar setiap persoalan dapat dijawab secara langsung.
“Malam ini saya datang kembali untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan keluhan warga. Apa yang bisa kami bantu, makanya saya mengundang OPD teknis supaya masyarakat bisa langsung menyampaikan pertanyaan dan dijawab langsung oleh OPD terkait,” ungkap Ulfa, Kamis (5/2/2026) malam.
Ulfa juga menyinggung maraknya kejadian bencana akhir-akhir ini, seperti kebakaran, yang menurutnya perlu pemahaman masyarakat terkait pihak atau OPD yang harus dihubungi saat terjadi kondisi darurat.
“Saat terjadi kebakaran, warga harus tahu kemana menghubungi. Begitu juga jika ada ular masuk rumah atau kejadian lain. Itulah maksud saya menghadirkan OPD teknis agar masyarakat mengetahui secara langsung,” sambung ia menambahkan.
Kemudian, sebagai Anggota DPRD Kota Palu, tugas utama legislatif adalah mengawal kerja-kerja pemerintah, bukan sebagai pemegang anggaran.
“Kami bukan pemegang anggaran. Tugas kami adalah mengawal dan memastikan kerja-kerja pemerintah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat,” tegas Ulfa.
Pada sesi tanya jawab, sejumlah persoalan disampaikan warga. Salah satunya terkait usulan agar Pemerintah Kota Palu membangun komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Donggala, untuk pengalihan salah satu aset bangunan milik Kabupaten Donggala agar dapat dimanfaatkan sebagai fasilitas Posyandu.
Menanggapi hal tersebut, Ulfa menyampaikan bahwa dirinya telah melakukan komunikasi dengan kepala dinas teknis terkait melalui pesan singkat dan meminta agar usulan warga tersebut segera ditindaklanjuti.
Sementara itu, warga lainnya mengeluhkan asap dari aktivitas perusahaan yang dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan. Aduan tersebut langsung direspons oleh pihak kelurahan yang menyatakan akan segera mendatangi pihak perusahaan bersama pejabat teknis.
Permasalahan banjir yang juga dikeluhkan warga langsung disikapi oleh BPBD Kota Palu. Pihak BPBD menyatakan akan segera melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak banjir pada hari yang sama bersama Anleg DPRD Kota Palu Ulfa dan aparat kelurahan.
Adapun terkait keluhan jalan rusak yang diharapkan dapat diperbaiki tahun ini, pejabat teknis dari Dinas PU Kota Palu menjelaskan bahwa realisasi perbaikan belum dapat dilakukan karena adanya kebijakan efisiensi anggaran pada tahun berjalan.
Kegiatan reses tersebut berlangsung interaktif dan diharapkan dapat menjadi sarana efektif untuk menjembatani aspirasi masyarakat dengan pemerintah daerah.zal













