PALU, FILESULAWESI.COM – Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid (DPD BKPRMI) Kota Palu melaksanakan kegiatan santunan bagi anak yatim dan piatu yang merupakan santri binaan LPPTKA-BKPRMI Kota Palu, pada Jumat (6/3/2026) di Masjid Jami’ An-Ni’mah, Kota Palu.
BACA JUGA: Ribuan Warga Bersilaturahmi dengan Forkopimda Lewat Buka Bersama Sulteng Nambaso
Santunan tersebut diberikan kepada 100 santri yang telah menyandang status yatim ataupun piatu.
Bantuan yang diserahkan berupa paket bingkisan, uang tunai, serta sejumlah kebutuhan lainnya sebagai bentuk kepedulian kepada para santri.
BACA JUGA: Pemprov Sulteng Gandeng Donatur Lengkapi Fasilitas Masjid Raya Baitul Khairat
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan khataman Al-Qur’an yang dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) BKPRMI Kota Palu, Dawud Asroh.
Dalam kesempatan tersebut, Dawud Asroh menyampaikan bahwa kegiatan khataman Al-Qur’an ini dilaksanakan sekaligus dalam rangka memperingati momentum Nuzulul Qur’an 17 Ramadhan 1447 Hijriah.
Menurutnya, momentum tersebut menjadi pengingat bagi umat Islam, khususnya para santri TPA, untuk semakin mencintai dan mendekatkan diri dengan Al-Qur’an.
Dawud juga mengimbau para santri TPA binaan LPPTKA-BKPRMI Kota Palu agar membudayakan pelaksanaan khataman Al-Qur’an di TPA masing-masing sebagai bagian dari upaya menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci Al-Qur’an sejak dini.
Usai pelaksanaan khataman Al-Qur’an, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada 100 santri yatim dan piatu yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Ketua Umum DPD BKPRMI Kota Palu, Moh. Irwan, menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur, sponsor, serta berbagai pihak yang telah berpartisipasi dan membantu menyukseskan kegiatan santunan tersebut.
Menurut Irwan, dukungan dari para donatur dan sponsor sangat berarti dalam membantu BKPRMI Kota Palu untuk terus menghadirkan program-program sosial dan keumatan, khususnya bagi para santri TPA binaan LPPTKA-BKPRMI Kota Palu.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap anak-anak yatim dan piatu, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membina generasi Qur’ani di Kota Palu.(***)






