Pastikan Ketersediaan Stok dan Harga Aman di Kota Palu Jelang Idul Fitri

Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin (kiri), bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kota Palu melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah distributor bahan pokok, pada Selasa (17/3/2026). FOTO: IST

PALU, FILESULAWESI.COM – Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kota Palu melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah distributor bahan pokok, pada Selasa (17/3/2026).

BACA JUGA: Ancaman Merumahkan PPPK, Bukti Kegagalan Bupati Donggala

Bacaan Lainnya

Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok dan kestabilan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.

BACA JUGA: Libur 18-24 Maret, Bapenda Kota Palu Pastikan Pelayanan Pajak Tetap Berjalan Secara Online

Adapun lokasi yang menjadi sasaran inspeksi meliputi distributor gula pasir di Jalan Kemiri, distributor beras di Jalan Labu, serta distributor minyak goreng di kawasan Jalan Malonda dan pergudangan Tondo.

Dalam keterangannya, Wakil Wali Kota Imelda menyampaikan bahwa secara umum kondisi stok bahan pokok di Kota Palu masih dalam keadaan aman dan terkendali.

“Alhamdulillah, hampir semuanya tidak ada masalah. Termasuk beras, dipastikan stoknya aman bahkan hingga setelah Lebaran,” ungkap Wakil Wali Kota.

Wakil wali kota menjelaskan bahwa harga beras medium yang banyak dikonsumsi masyarakat masih tergolong stabil, berada pada kisaran Rp13.000 hingga Rp14.000 per kilogram.

Sementara untuk beras premium, harganya berada di kisaran Rp16.000 per kilogram.

“Memang ada yang premium di kisaran Rp16 ribuan, tetapi masyarakat kita lebih banyak membeli beras medium,” tambah wakil wali kota.

Selain itu, hasil pemantauan terhadap stok minyak goreng juga menunjukkan kondisi yang cukup baik.

Bahkan, ditemukan produk Minyakita yang dijual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp14.500 per liter.

“Untuk minyak goreng juga tidak ada masalah. Tadi kita lihat langsung di gudang, stoknya tersedia dan harganya sesuai HET,” jelas wakil wali kota.

Meski demikian, para distributor menyampaikan adanya kendala terkait proses bongkar muat barang.

Hal tersebut, menurut Wakil Wali Kota, akan segera ditindaklanjuti dengan pengecekan lebih lanjut di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, wakil wali kota juga menginformasikan bahwa sejumlah distributor akan libur operasional dan masuk kembali sekitar tanggal 24 hingga 25 Maret 2026.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Palu bersama Satgas Pangan berencana kembali melakukan sidak lanjutan guna memastikan kondisi tetap terkendali.

“Insyaallah kita akan lakukan sidak lagi setelah itu,” ujar wakil wali kota.

Mengakhiri keterangannya, Wakil Wali Kota Imelda mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok.

“Satu pesan kepada masyarakat, untuk semua stok barang tidak ada masalah. Jadi tidak perlu panik,” tutup wakil wali kota.(***)

Bapenda Kota Palu
Plt Kadis PU
Gufran Ahmad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *