SIGI, FILESULAWESI.COM – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana gempa bumi kembali ditunjukkan Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng), melalui Direktorat Samapta (Ditsamapta), Bersama tim kesehatan membantu proses evakuasi dan rujukan dua anak yang mengalami sakit di wilayah terdampak gempa bumi di Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Jumat (19/6/2026) siang.
BACA JUGA: Polda Sulteng Distribusi Air Bersih untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
Bantuan tersebut berawal dari pengaduan yang disampaikan orang tua pasien kepada personel Ditsamapta yang tengah melaksanakan tugas kemanusiaan dan penanggulangan bencana di lokasi terdampak gempa.
BACA JUGA: Pelaksanaan Jumat Subuh Berkah Bagian dari Memohon Perlindungan dan Keberkahan
Orang tua kedua anak tersebut meminta bantuan karena kondisi kesehatan anak mereka memerlukan penanganan medis yang lebih lanjut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Ditsamapta Polda Sulteng segera berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Desa Kamarora serta tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Sulteng untuk melakukan pemeriksaan dan menentukan langkah penanganan yang tepat.
Setelah dilakukan asesmen medis, kedua pasien anak tersebut direkomendasikan untuk dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Palu guna mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif.
Proses evakuasi dan rujukan kemudian dilakukan dengan pengawalan petugas untuk memastikan pasien tiba dengan aman dan segera memperoleh perawatan yang dibutuhkan.
Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono melalui Kasubbid Penmas Kompol Reky Moniung mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya saat menghadapi situasi darurat akibat bencana alam.
“Penanganan dampak bencana tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pada kebutuhan kemanusiaan masyarakat. Ketika menerima informasi adanya dua anak yang membutuhkan penanganan medis lanjutan, personel kami segera berkoordinasi dengan tenaga kesehatan untuk memastikan pasien mendapatkan pelayanan yang cepat dan tepat,” ujar Kasubbid Penmas.
Menurutnya, sinergi antara personel di lapangan, tenaga kesehatan puskesmas, dan tim Dokkes Polda Sulteng menjadi faktor penting dalam mempercepat proses penanganan terhadap warga yang membutuhkan bantuan.
Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya akan terus hadir memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi, baik dalam bentuk pelayanan kesehatan, evakuasi, maupun dukungan kemanusiaan lainnya.
“Kami berharap kondisi kedua anak yang dirujuk ke RS Bhayangkara Palu dapat segera membaik dan kembali sehat. Selain itu, kami mengimbau masyarakat terdampak gempa agar tidak ragu menyampaikan informasi maupun permintaan bantuan kepada petugas yang berada di lapangan. Polri bersama seluruh unsur terkait akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(***)









