Penerima Wajib Lolos Verifikasi Ketat
PALU, FILESULAWESI.COM – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Tengah, kembali melanjutkan program pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu.
BACA JUGA: Jangan Abaikan Notifikasi Akun! Disdik Sulteng Ungkap Penyebab Beasiswa BERANI Cerdas Terlambat Cair
Pada tahun 2026, sebanyak 16 kepala keluarga (KK) direncanakan menerima bantuan dengan nilai maksimal Rp25 juta untuk setiap unit rumah.
BACA JUGA: Polres Parigi Moutong Gagalkan Peredaran Sabu Lintas Wilayah
Kepada sejumlah awak media, Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Tengah, Hatamuddin Tamrin, mengatakan program rumah layak huni bukan merupakan program baru.
Menurutnya, BAZNAS telah melaksanakan program tersebut sejak beberapa tahun lalu sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan hunian yang layak.
“Program pembangunan rumah layak huni ini sudah sejak dulu kami programkan. Pemerintah daerah juga memiliki program serupa, sehingga diharapkan semakin banyak masyarakat yang bisa mendapatkan rumah yang layak untuk dihuni,” ujar Hatamuddin kepada redaksi Filesulawesi.com, Rabu (22/7/2026).
Ia menjelaskan, proses penetapan calon penerima bantuan dilakukan secara selektif melalui sejumlah tahapan.
Diawali dengan survei lapangan untuk melihat langsung kondisi tempat tinggal calon penerima, dilanjutkan dengan pengumpulan dokumen pendukung, kemudian dilakukan verifikasi dan validasi terhadap seluruh persyaratan administrasi.
Menurut Hatamuddin, calon penerima juga diwajibkan memiliki surat keterangan dari pemerintah kelurahan atau kepala desa yang menyatakan bahwa yang bersangkutan benar memiliki tanah sendiri, dibuktikan dengan Sertifikat Hak Milik (SHM), serta memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan rumah layak huni.
“Setelah survei lapangan, kami melakukan verifikasi dan validasi berkas. Selain itu harus ada surat keterangan dari kelurahan atau kepala desa yang menerangkan bahwa calon penerima memiliki tanah sendiri atau bersertifikat SHM sehingga layak menerima bantuan,” jelasnya.
Untuk tahun ini, BAZNAS Sulteng menargetkan pembangunan rumah layak huni bagi 16 kepala keluarga dengan nilai bantuan maksimal sebesar Rp25 juta per unit.
Hatamuddin menambahkan, program tersebut telah memberikan manfaat bagi banyak masyarakat di berbagai daerah di Sulawesi Tengah.
Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima sekaligus menghadirkan hunian yang aman, sehat, dan layak bagi keluarga kurang mampu.
“Program ini sudah berjalan cukup lama dan telah banyak warga yang merasakan manfaatnya. Kami berharap tahun ini bantuan yang diberikan kembali dapat membantu masyarakat memiliki rumah yang lebih layak untuk ditempati,” pungkasnya.zal






