PALU, FILESUAWESI.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu terus melakukan upaya perbaikan sistem Early Warning System (EWS) Tsunami, setelah terjadinya kasus pencurian kabel EWS di Kelurahan Lere oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
BACA JUGA: Setahun Anwar Hafid: Kepemimpinan Populis, Kebijakan Pro Rakyat
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu, Presly Tampubolon, menyampaikan, hingga saat ini, proses hukum atas kasus tersebut masih belum tuntas.
BACA JUGA: Bupati Donggala Dukung Pembentukan Forum Multi Pihak untuk Percepat Pembangunan Daerah
Meski demikian, BPBD Kota Palu menegaskan komitmennya untuk segera memulihkan fungsi EWS Tsunami mengingat perangkat tersebut merupakan salah satu prasarana vital dalam sistem kebencanaan, khususnya untuk mitigasi bencana tsunami di wilayah pesisir Kota Palu.
Proses perbaikan EWS tersebut akhirnya dapat difasilitasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sebelumnya, kerusakan akibat kehilangan kabel EWS dinilai sebagai dampak pengerusakan, bukan kerusakan yang timbul akibat proses pemanfaatan alat.
Pihak ketiga selaku pelaksana pembangunan EWS Tsunami tahun 2025 sempat menyatakan bahwa kehilangan kabel tersebut tidak termasuk dalam tanggung jawab masa pemeliharaan pasca pembangunan. Namun, melalui koordinasi intensif yang dilakukan BPBD Kota Palu serta fasilitasi dari Direktorat Peringatan Dini BNPB, pihak ketiga akhirnya bersedia melakukan perbaikan terhadap EWS Tsunami yang terdampak.
BPBD Kota Palu berharap, lanjut Presly Tampubolon, kejadian ini menjadi peringatan bagi seluruh masyarakat, khususnya di tiga lokasi pembangunan EWS Tsunami baru, yaitu Kelurahan Lere, Talise, dan Silae, agar bersama-sama menjaga, memelihara, serta memanfaatkan EWS Tsunami secara bertanggung jawab.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menjaga EWS Tsunami milik BMKG yang berada di kawasan Taman GOR Palu, mengingat alat tersebut memiliki peran penting sebagai sarana keselamatan warga Kota Palu dari ancaman bencana tsunami.
“EWS Tsunami adalah alat keselamatan bersama. Menjaganya berarti melindungi nyawa seluruh warga Kota Palu,” demikian ia sampaikan.zal






