PALU, FILESULAWESI.COM – Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI Sulawesi Tengah, Gufran Ahmad, mengungkapkan proses panjang hingga Sulawesi Tengah akhirnya dipercaya menjadi tuan rumah Sirkuit Nasional (Sirnas) B Bulutangkis yang digelar di Kota Palu.
BACA JUGA: Sirnas B Nasional Perdana Digelar di Palu, Ratusan Atlet Bulu Tangkis Siap Bertanding
Menurut Gufran Ahmad, upaya untuk membawa ajang nasional tersebut ke Sulawesi Tengah sudah dimulai sejak dirinya terpilih memimpin Pengprov PBSI Sulteng pada tahun 2021. Saat itu, pihaknya langsung bergerak cepat mengajukan proposal kepada Pengurus Besar (PB) PBSI.
BACA JUGA: Sebanyak 326 Peserta Ikuti Seleksi Terbuka Jabatan PTP Pemkot Palu
“Sejak saya terpilih tahun 2021, kami langsung gas mengajukan proposal. Tetapi menjadi tuan rumah itu tidak semudah yang dibayangkan, karena ada banyak aspek penilaian,” ujar Gufran Ahmad kepada redaksi Filesulawesi.com.
Ia menjelaskan, penentuan tuan rumah Sirnas mempertimbangkan sejumlah faktor penting, mulai dari sarana dan prasarana olahraga, akses transportasi, kesiapan akomodasi, hingga dukungan daerah terhadap pelaksanaan event nasional.
Selain itu, kalender pelaksanaan Sirnas yang disusun PB PBSI telah teragenda selama satu tahun penuh, sehingga penentuan tuan rumah dilakukan jauh hari sebelumnya melalui tahapan seleksi yang ketat.
“Biasanya Oktober kita mengajukan proposal pada momentum Mukernas atau agenda nasional lainnya. Setelah itu di bulan Desember ada tim yang turun melakukan verifikasi untuk menilai kesiapan daerah menjadi tuan rumah Sirnas B,” urai Ketua Gufran Ahmad.
Gufran menambahkan, proposal yang baik belum tentu menjamin sebuah daerah terpilih apabila kondisi lapangan dan fasilitas penunjang tidak memenuhi standar.
“Bisa saja proposal kita bagus, tetapi kalau kondisi lapangan tidak mendukung tentu akan ditolak. Apalagi di luar Pulau Jawa sangat sedikit daerah yang menjadi tuan rumah event nasional seperti ini,” katanya menekankan.
Ia menilai dukungan pemerintah daerah sangat berperan penting dalam meyakinkan PB PBSI hingga akhirnya Sulawesi Tengah dipercaya menggelar Sirnas B.
“Pemerintah harus menyiapkan dan mendukung. Alhamdulillah Sulawesi Tengah akhirnya terpilih,” ucapnya.
Sebagai tuan rumah, Gufran meminta seluruh jajaran Pengprov PBSI Sulteng dan panitia pelaksana bekerja maksimal serta meminimalisir segala hal yang tidak diinginkan selama pertandingan berlangsung.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Sirnas B akan menjadi catatan penting bagi PB PBSI dalam menilai kesiapan Sulawesi Tengah menggelar event nasional lainnya di masa mendatang.
“Kalau kegiatan ini sukses, tidak menutup kemungkinan akan ada kepercayaan lain ke depan. Tetapi saat ini fokus kami adalah mensukseskan pelaksanaan Sirnas B di Kota Palu,” tegas Gufran Ahmad.zal








