Anggota DPRD Kota Palu Jalan Kaki 6 Kilometer ke Kantor, Dukung Gerakan Hemat Energi

Anggota DPRD Kota Palu dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nurhalis Nur. FOTO: IST

PALU, FILESULAWESI.COM – Anggota DPRD Kota Palu dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nurhalis Nur, berjalan kaki dari rumah menuju kantor DPRD Kota Palu sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan hemat energi yang diinstruksikan partai di tengah situasi krisis global saat ini.

BACA JUGA: Ketua DPRD Kota Palu Tanggapi Soal Penerapan Denda Rp2 Juta Kotori Lingkungan

Bacaan Lainnya
Kepala DPMPTSP Sulteng
Dr. H. Ahmad Hasni, M.Pd.I
Hari Paskah Nasional

Nurhalis mengaku menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 6 kilometer menuju kantor DPRD Kota Palu, Senin (11/5/2026).

“Ini instruksi langsung dari PKS pusat. Hal ini diinstruksikan kepada seluruh kader dan pejabat publik PKS untuk menjadi pelopor gerakan ketahanan dan efisiensi energi. Tadi saya berjalan kaki dari rumah ke kantor dengan jarak 6 kilometer,” ungkapnya kepada awak media.

BACA JUGA: Gubernur Sulteng Lantik Pejabat Eselon II dan Fungsional, Dorong Inovasi dan Pelayanan Maksimal

Ia menjelaskan, program tersebut sebenarnya telah direncanakan sejak bulan lalu. Namun karena masih dalam tahap pemulihan cedera kaki, pelaksanaannya baru dapat dilakukan hari ini.

“Sebetulnya bulan lalu rencananya saya sudah jalan kaki, namun karena masih cedera di kaki, maka hari ini baru saya laksanakan,” terangnya.

Nurhalis mengatakan, ke depan dirinya akan berupaya konsisten menjalankan program hemat energi tersebut dalam aktivitas sehari-hari.

“InsyaAllah sebisa mungkin saya akan terus melaksanakannya sesuai waktu dan kebutuhan. Mungkin juga saya akan naik bus,” katanya.

Menurutnya, instruksi partai tersebut bukan bentuk larangan menggunakan kendaraan pribadi, melainkan dorongan agar kader PKS menjadi pelopor gaya hidup hemat energi dan lebih dekat dengan masyarakat.

“Tidak ada larangan untuk menggunakan kendaraan pribadi. Tapi kita diminta untuk menjadi pelopor gerakan hemat energi, gaya hidup hemat energi dan lebih dekat dengan rakyat,” ujarnya.

Ia menambahkan, langkah sederhana tersebut diharapkan dapat menjadi pesan moral tentang pentingnya efisiensi dan kepedulian terhadap kondisi bangsa.

“Langkah kecil, tapi menjadi pesan bahwa efisiensi, kesederhanaan, dan kepedulian terhadap kondisi bangsa harus dimulai dari diri sendiri,” pungkasnya.(***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *