PALU, FILESULAWESI.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu memastikan kondisi wilayah Kota Palu masih aman pascagempa yang mengguncang beberapa waktu lalu.
BACA JUGA: Gubernur Sulteng Kerahkan Tenaga Medis dan OPD dalam Penanganan Darurat Pascagempa
Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada dan terus memantau perkembangan informasi resmi terkait potensi gempa susulan.
BACA JUGA: Sebanyak 32 Perusahaan Tambang di Sulteng Bantu Bangun Infrastruktur Jalan
Kepada awak media ini, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu, Presly Tampubolon, mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan dan pendataan di lapangan guna memastikan kondisi masyarakat serta dampak yang ditimbulkan akibat gempa.
Sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan gempa susulan, BPBD meminta seluruh rumah sakit di Kota Palu menyiapkan tenda-tenda pelayanan darurat di area terbuka atau halaman rumah sakit.
Langkah ini dilakukan untuk menjamin keselamatan pasien, tenaga kesehatan, serta masyarakat yang membutuhkan layanan medis.
“Untuk mengantisipasi risiko yang mungkin terjadi akibat gempa susulan, rumah sakit diminta menyiapkan tenda-tenda pelayanan darurat di area terbuka atau halaman rumah sakit guna menjamin keselamatan pasien, tenaga kesehatan, dan masyarakat yang membutuhkan layanan medis,” ujar Presly.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan terkini, gempa susulan yang terjadi menunjukkan tren melemah dengan magnitudo terakhir tercatat sebesar 2,7. Selain itu, kerusakan yang ditemukan di sejumlah lokasi masih tergolong ringan.
“Untuk saat ini kondisi umum Kota Palu aman. Gempa susulan sudah semakin kecil hingga magnitudo 2,7. Kerusakan yang ada juga dalam kondisi ringan,” katanya.
Presly menambahkan, hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa akibat kejadian tersebut. Namun, tercatat dua anak mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan.
“Korban jiwa tidak ada, sementara korban luka ringan sebanyak dua orang anak. Secara keseluruhan kondisi masih aman,” ungkapnya.
Pemkot Palu melalui BPBD bersama instansi terkait terus melakukan pendataan di lapangan sekaligus memberikan pelayanan yang dibutuhkan masyarakat terdampak.
Hingga saat ini pemerintah juga belum menetapkan status bencana atas kejadian gempa tersebut.
Meski situasi dinilai terkendali, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan instansi terkait guna menghindari informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.zal









