PALU, FILESULAWESI.COM – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulawesi Tengah tengah menyiapkan penerapan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) guna memprioritaskan tenaga kerja lokal dalam proses perekrutan di perusahaan.
BACA JUGA: Dinas Perkimtan Sulteng Kejar Target 5.977 Unit BSPS 2026
Kepala Disnakertrans Sulteng, Moh. Syahrul Syam, menjelaskan bahwa sistem tersebut akan mencocokkan data pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), latar belakang pendidikan, serta bidang pekerjaan yang diminati.
BACA JUGA: Personel Batalyon A Pelopor Patroli Keamanan di Desa Ngata Baru Kabupaten Sigi
“Melalui sistem ini, putra daerah akan memperoleh prioritas sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Setelah data dinyatakan cocok, pelamar dapat langsung menerima panggilan wawancara melalui WhatsApp,” ujarnya kepada Filesulawesi.com, Rabu (8/7/2026).
Ia menuturkan, mekanisme perekrutan akan mengutamakan tenaga kerja dari wilayah terdekat (lingkar tambang), mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten/kota, hingga provinsi sebelum membuka kesempatan secara nasional.
Menurut Syahrul, pihaknya telah menjalin komunikasi dengan pengembang aplikasi yang sebelumnya telah menerapkan sistem serupa di Kabupaten Morowali (Perusahaan BTIIG). Saat ini, rencana penggunaan aplikasi tersebut tinggal menunggu pembahasan lebih lanjut bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid.
Keberadaan aplikasi AI ini diharapkan dapat memperluas kesempatan kerja bagi putra daerah sekaligus menekan angka pengangguran di Sulawesi Tengah.
Selain itu, data pelamar yang belum diterima di suatu perusahaan akan tetap tersimpan sehingga dapat direkomendasikan ke perusahaan lain yang membutuhkan tenaga kerja dengan kualifikasi serupa.zal






