SMKN 3 Palu Diproyeksi sebagai Pusat Pelatihan Bidang Elektro Industri Wilayah Indonesia Timur

Gedung Training Center Bidang Elektro Industri SMKN 3 Palu. FOTO: Mohammad Rizal/Filesulawesi.com

PALU, FILESULAWESI.COM – SMK Negeri 3 Palu tengah bersiap mengemban amanah besar dari pemerintah pusat. Berdasarkan petunjuk dan informasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), sekolah vokasi ini diproyeksikan untuk menjadi Training Center (Pusat Pelatihan) utama bagi wilayah Indonesia Timur, dengan fokus pada bidang Elektro Industri.

BACA JUGA: Disnakertrans Sulteng Siapkan Aplikasi AI untuk Prioritaskan Putra Daerah dalam Rekrutmen Tenaga Kerja

Bacaan Lainnya

​”Alhamdulillah, di tahun 2026 ini pemerintah pusat mencanangkan SMKN 3 Palu sebagai salah satu dari dua sekolah di Sulawesi Tengah bersama SMKN 1 Toli-Toli yang menyandang gelar Sekolah Model. Kami berharap, dengan restu pemerintah pusat dan dukungan dari seluruh stakeholder, SMKN 3 Palu bisa sukses menjadi calon Training Center Indonesia Timur untuk jurusan Elektro Industri,” ungkap Kepala SMK Negeri 3 Palu, Hamka, Selasa, 7 Juli 2026.

BACA JUGA: Dinas Perkimtan Sulteng Kejar Target 5.977 Unit BSPS 2026

​Sebagai Training Center, SMKN 3 Palu nantinya tidak hanya menjadi tempat belajar bagi siswa internal, melainkan bertransformasi menjadi pusat rujukan pelatihan bagi sekolah-sekolah lain, pihak industri, maupun institusi dari berbagai daerah di wilayah Indonesia Timur, mencakup Maluku, Papua, Kalimantan, Bali, hingga NTB.

​Guna menunjang fasilitas tersebut, SMKN 3 Palu telah mendapatkan bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat. Fasilitas yang dibutuhkan sebagai training center diyakini telah memadai.

Hamka menyampaikan apresiasi yang kepada jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya kepada Gubernur dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah.

Menurutnya, program berani cerdas dari kepemimpinan daerah sangat membantu dalam mempercepat proses revitalisasi fasilitas sekolah agar memenuhi standar nasional.

“Fasilitas kami alhamdulillah sudah memadai. Saat ini untuk Elektro Industri, kami juga dibantu dan bekerja sama dengan PT Festo selaku salah satu mitra perusahaan besar yang mendampingi kami. Bahkan saat ini, anak-anak kami sedang mengikuti pelatihan di PT Festo,” tambah Hamka.

Ke depan, status pusat pelatihan ini diharapkan tidak hanya berhenti di bidang elektro, namun juga meluas ke kompetensi keahlian lain yang ada di SMKN 3 Palu, seperti bidang otomotif.

Dengan persiapan yang matang, SMKN 3 Palu optimis dapat menjadi pilar utama pencetakan tenaga kerja vokasi yang unggul di Indonesia Timur.(***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *