SPMB 2026 Masuk Tahap Verifikasi, Kadis Hardi Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Hardi, S.Pd. M.Pd. FOTO: Mohammad Rizal/Filesulawesi.com

PALU, FILESULAWESI.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Palu, memastikan seluruh kendala yang muncul selama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026, akan ditangani pada tahapan verifikasi yang berlangsung mulai 29 Juni hingga 2 Juli 2026.

BACA JUGA: Pemkot Palu Target Raih Kota Sehat Tahun 2028

Bacaan Lainnya
Syarifudin
Ismayadin Parigade

Kepada sejumlah awak media, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Hardi, S.Pd. M.Pd, mengakui pelaksanaan SPMB jenjang SMP tahun ini diwarnai sejumlah kendala teknis karena menggunakan sistem berbasis daring.

BACA JUGA: Kadis Pendidikan Kota Palu Bakal Lakukan Pemetaan Kepala Sekolah dalam Waktu Dekat

Meski demikian, penerapan sistem tersebut bertujuan menciptakan proses penerimaan peserta didik yang lebih transparan, objektif, dan memastikan setiap anak memperoleh kesempatan bersekolah sesuai domisili maupun jalur yang dipilih.

“Pada hari pertama dan kedua memang ada beberapa kendala teknis, seperti titik koordinat, jaringan internet, hingga data Kartu Keluarga (KK) yang belum divalidasi sehingga tidak sesuai dengan domisili peserta,” ujar Hardi kepada redaksi Filesulawesi.com.

Ia mencontohkan, terdapat calon peserta didik yang telah lama tinggal di Kota Palu, namun data KK masih tercatat di daerah asal sehingga sistem otomatis membaca alamat lama dan menyebabkan pendaftaran mengalami kendala.

Karena itu, Hardi mengimbau masyarakat yang pindah dari luar daerah, agar segera memperbarui dan memverifikasi data kependudukan sebelum mengikuti proses SPMB.

Selain persoalan administrasi, Disdikbud juga menemukan masih ada orang tua yang tidak memiliki telepon seluler untuk melakukan pendaftaran secara mandiri.

Untuk mengatasi hal tersebut, panitia SPMB di setiap sekolah diminta memberikan pendampingan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Panitia di sekolah harus mampu memfasilitasi dan memberikan penjelasan yang benar, agar masyarakat memahami mekanisme yang berlaku,” katanya menjelaskan.

Disdikbud juga memberikan solusi bagi peserta yang ingin mengubah pilihan sekolah.

Menurut Hardi, peserta yang telah diterima di pilihan kedua tetapi ingin masuk ke sekolah pilihan pertama, masih dapat melakukan perbaikan melalui koordinasi dengan panitia sekolah maupun langsung ke Disdikbud Kota Palu.

Pada hari terakhir pendaftaran, lanjut Hardi, terdapat sejumlah berkas peserta yang ditolak sistem. Setelah dilakukan penelusuran, sebagian besar disebabkan peserta mendaftar melalui jalur domisili yang tidak sesuai dengan wilayah tempat tinggalnya.

Sebagai contoh, peserta yang baru pindah dari Makassar memilih jalur domisili di SMP Negeri 2 Palu, padahal alamat tempat tinggalnya berada di Kelurahan Petobo yang berada di luar zonasi sekolah tersebut.

Kondisi tersebut menyebabkan sistem otomatis menolak pendaftaran, kecuali peserta memenuhi persyaratan melalui jalur prestasi.

Hardi menegaskan, bahwa periode 29 Juni hingga 2 Juli merupakan tahapan verifikasi, bukan pendaftaran ulang.

Pada tahap ini, seluruh data peserta akan diperiksa kembali, termasuk berbagai kasus yang muncul selama proses pendaftaran.

“Semua peserta yang sudah mendaftar akan diverifikasi. Jika ada kendala, seperti jalur mutasi atau pilihan sekolah yang perlu disesuaikan, masih dapat dilakukan perbaikan melalui koordinasi antar sekolah maupun dengan Dinas Pendidikan,” jelasnya menekankan.

Ia berharap diakhir Keterangannya, seluruh proses verifikasi berjalan lancar sehingga tidak ada anak di Kota Palu yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan.

“Intinya, kami berharap jangan sampai ada anak yang tidak sekolah. Kami juga mengimbau orang tua, agar mengutamakan sekolah yang dekat dengan tempat tinggal. Jika ingin memilih sekolah lain, dapat memanfaatkan jalur prestasi sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkas Hardi.zal

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *