Target RSUD Undata Palu Bertaraf Internasional, Wagub Sulteng: Petugas Harus Bisa Bahasa Inggris

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny Lamadjido, membuka Survei Verifikasi Lapangan Rumah Sakit Pendidikan (RSP) dan Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSPPU) oleh Kementerian Kesehatan di RS Undata, Kamis (7/5/2026). FOTO: IST

PALU, FILESULAWESI.COM – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny Lamadjido, menargetkan Rumah Sakit Undata menjadi rumah sakit bertaraf internasional.

BACA JUGA: Tenun Donggala Hingga Perkebunan, Bidik Peluang Ekspor ke Pasar Timur Tengah

Bacaan Lainnya
Kepala DPMPTSP Sulteng
Dr. H. Ahmad Hasni, M.Pd.I
Hari Paskah Nasional

Hal ini disampaikan saat membuka Survei Verifikasi Lapangan Rumah Sakit Pendidikan (RSP) dan Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSPPU) oleh Kementerian Kesehatan di RS Undata, Kamis (7/5/2026).

BACA JUGA: Pemrov Sulteng Komitmen Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Tinggi

Menurut wagub, kegiatan tersebut menjadi langkah penting dalam mendorong peningkatan kualitas layanan RS Undata serta memperpanjang status rumah sakit pendidikan untuk mendukung pendidikan dokter spesialis yang diampuh Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako.

Tiga program spesialis yang dibuka yakni Ilmu Bedah (Sp-1), Obstetri dan Ginekologi atau Kebidanan dan Kandungan (Sp-1) dan Ilmu Penyakit Dalam (Sp-1).

“Agar Rumah Sakit Undata bisa mendukung pendidikan spesialis maka harus mendapat status RSPPU,” paparnya.

Selain peningkatan layanan medis, Wagub juga berharap agar petugas pelayanan di garis depan wajib menguasai bahasa asing, sebagai langkah strategis meningkatkan layanan menuju Rumah Sakit bertaraf internasional.

“Untuk jadi rumah sakit dengan pelayanan yang betul-betul internasional maka (petugas) yang di depan harus bisa bahasa inggris,” harapnya.

Melalui langkah-langkah ini diharapkan menjadi energi baru bagi RS Undata untuk terus naik kelas dan kompetitif.

“Mari kita bergandeng tangan mendukung Rumah Sakit Undata,” ajaknya.

Turur hadir Direktur RS Undata Palu, dr. Jumriani, beserta para Wakil Direktur, Dokter Ahli dan Tenaga Kesehatan.(***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *