Ahmad Ali Tantang PSI Donggala Jadi Pemenang Pemilu 2029

Ahmad Ali saat menghadiri sekaligus membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kabupaten Donggala, Selasa (15/9/2026) sore. FOTO: IST

DONGGALA, FILESULAWESI.COM – Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Ali, meminta seluruh kader PSI di Kabupaten Donggala tidak cepat puas dengan capaian struktur partai yang telah terbentuk saat ini.

BACA JUGA: Survei PSI Lampaui Banyak Partai Besar, Isu Lama Kembali Dihembuskan

Bacaan Lainnya
PDAM Uwe Lino Kabupaten Donggala
Relaksasi PBB-P2

Ia menegaskan, seluruh jajaran PSI harus terus bekerja dan memperkuat konsolidasi agar mampu menjadi pemenang pada Pemilu 2029 mendatang.

BACA JUGA: Digugat Cidera Janji, Kuasa Hukum Gubernur Sulteng: Buktikan di Persidangan

Hal itu disampaikan Ahmad Ali saat menghadiri sekaligus membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kabupaten Donggala, Selasa (15/9/2026) sore.

Rakorda tersebut menjadi Rakorda pertama DPD PSI di Sulawesi Tengah dalam rangka mempersiapkan partai menghadapi proses verifikasi menuju Pemilu 2029.

Dalam arahannya, Ahmad Ali meminta DPW PSI Sulawesi Tengah dan seluruh jajaran DPD PSI segera memperluas struktur organisasi menjadi struktur pemenangan.

“Struktur sangat diperlukan agar PSI tidak kembali memulai konsolidasi dari awal, setelah dinyatakan lolos sebagai peserta Pemilu 2029,” ujarnya di hadapan pengurus DPP, DPW dan DPD PSI yang hadir.

Ia menjelaskan, kepengurusan PSI yang berjalan saat ini sengaja dibentuk dengan model minimalis untuk memenuhi kebutuhan proses verifikasi partai politik.

Namun, setelah PSI dinyatakan lolos sebagai peserta Pemilu, struktur pemenangan yang telah dipersiapkan harus segera diaktifkan.

“Dengan modal struktur yang ada hari ini, itu tidaklah cukup untuk kita bermimpi menjadi pemenang di Kabupaten Donggala,” tegas tokoh nasional asal Sulawesi Tengah tersebut.

Ahmad Ali juga mengingatkan para kader bahwa kemenangan politik tidak semata-mata bergantung pada faktor ketokohan.

Menurutnya, kerja-kerja sosial, kedekatan dengan masyarakat serta kemampuan menunaikan janji politik merupakan bagian penting dari modal untuk memenangkan hati rakyat.

Ia kemudian menceritakan pengalamannya selama menjabat sebagai anggota DPR RI selama dua periode. Ahmad Ali mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah mengambil gaji sebagai anggota legislatif.

Gaji tersebut, kata dia, dialokasikan untuk membiayai umrah sekitar 700 imam masjid di Sulawesi Tengah serta membantu pembangunan masjid.

“Politik itu bukanlah tempat untuk mencari pekerjaan,” ujarnya yang disambut tepuk tangan sekitar seribu kader PSI Donggala yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Ali menyampaikan optimisme terhadap peluang PSI meningkatkan perolehan suara pada Pemilu 2029.

Ia mengaku memiliki alasan kuat bergabung dengan PSI, meskipun partai tersebut dua kali belum berhasil lolos ke DPR RI.

Ahmad Ali meyakini kondisi tersebut dapat berubah apabila seluruh kader bekerja serius, memperkuat konsolidasi dan membangun struktur pemenangan hingga ke tingkat bawah.

Karena itu, ia meminta seluruh pengurus dan kader PSI membuka ruang seluas-luasnya bagi tokoh maupun kader baru dari berbagai latar belakang politik untuk bergabung.

Menurutnya, PSI tidak akan berkembang besar apabila hanya mengandalkan orang-orang yang saat ini berada di dalam struktur partai.

“Kita tidak bisa memenangkan partai ini hanya dengan orang-orang yang ada di sini saat ini. Kita harus mau menerima orang luar untuk bergabung,” katanya.

Demi memenangkan PSI di Sulawesi Tengah, Ahmad Ali menyatakan siap mempertaruhkan nama besarnya pada Pemilu 2029.

Ia menegaskan, konsolidasi, perekrutan kader dan penguatan struktur organisasi akan menjadi pekerjaan berkelanjutan yang terus dilakukan menjelang pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Saat membuka Rakorda PSI Donggala, Ahmad Ali didampingi sejumlah pengurus DPP PSI, di antaranya Bestari Barus, Ustad Ade Chandra, Dian Sandi dan Beni.

Turut hadir Ketua DPW PSI Sulawesi Tengah, Agus Lamakarate, bersama jajaran pengurus DPW dan DPD PSI se-Sulawesi Tengah.(***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *