PALU, FILESULAWESI.COM – Generasi muda yang sehat menjadi fondasi penting dalam mempersiapkan Indonesia Emas 2045. Karena itu, pencegahan anemia sejak usia sekolah perlu menjadi perhatian bersama agar remaja dapat tumbuh sehat, aktif, produktif dan mampu mengejar cita-cita.
BACA JUGA: Satresnarkoba Polres Parigi Moutong Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Torue
Pesan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, saat membuka Bakti Sosial Pengabdian kepada Masyarakat memperingati HUT ke-36 Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Indonesia (PDS PatKLIn) Cabang Palu di Aula SMA Negeri 1 Palu, Jumat (25/9/2026).
BACA JUGA: KAK SULTENG Desak BPJN XIV Palu Jawab Surat Klarifikasi
Mengusung tema “Remaja Berani Tanpa Anemia”, kegiatan tersebut diisi dengan aksi deteksi golongan darah serta edukasi pencegahan anemia bagi siswa sebagai bagian dari gerakan membangun kesadaran kesehatan sejak usia sekolah.
Wagub Reny menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar pemeriksaan kesehatan dan edukasi tentang anemia, tetapi merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masa depan generasi muda Sulawesi Tengah.
“Anak-anak muda adalah bagian penting dari masa depan daerah kita. Membangun generasi unggul tidak cukup hanya dengan pendidikan akademik. Kita juga harus memastikan generasi muda tumbuh sehat, kuat, percaya diri dan memiliki kesadaran terhadap kesehatan dirinya sendiri,” ujarnya.
Menurut Wagub, anemia tidak boleh dipandang sebatas persoalan kekurangan darah. Kondisi tersebut dapat berdampak pada kebugaran tubuh, konsentrasi belajar, produktivitas hingga kualitas kehidupan sehari-hari.
Karena itu, ia mengajak para pelajar untuk mulai mengenali kondisi tubuh, menjaga pola makan dan berolahraga serta tidak ragu melakukan pemeriksaan kesehatan. Perhatian khusus juga perlu diberikan kepada remaja putri agar semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi selama masa pertumbuhan.
“Jangan anggap kesehatan sebagai sesuatu yang sepele. Kenali tubuh kita, perhatikan kesehatan kita dan jangan ragu melakukan pemeriksaan. Kalau tubuh sehat, kita bisa belajar dengan baik dan mengejar cita-cita,” pesannya.
Kehadiran Wagub Reny di SMA Negeri 1 Palu juga menghadirkan suasana penuh keakraban. Sebagai salah satu alumni sekolah tersebut, ia berbagi pengalaman sekaligus memberikan motivasi kepada para siswa agar berani bermimpi dan mengejar pendidikan setinggi mungkin.
Ia mengingatkan para siswa memanfaatkan masa muda dengan kegiatan positif, mulai dari belajar, berolahraga, berorganisasi, berkarya hingga membangun lingkungan pergaulan yang sehat.
“Kejar cita-cita setinggi langit. Jangan berhenti belajar. Kalian harus sehat supaya bisa terus sekolah, kuliah dan mewujudkan apa yang kalian cita-citakan,” kata Reny.
Wagub juga memperkenalkan Program “Berani Cerdas” kepada para siswa. Ia mendorong mereka yang nantinya menyelesaikan pendidikan SMA untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan memanfaatkan kesempatan yang tersedia melalui program tersebut.
Secara khusus, Wagub Reny menyemangati para siswa yang memiliki cita-cita menjadi dokter agar tidak takut mengejar impiannya.
“Kalau bisa masuk kedokteran, silakan. Siapa tahu nanti ada di antara adik-adik yang menjadi dokter seperti saya. Yang penting belajar sungguh-sungguh, jaga kesehatan dan jangan takut punya cita-cita tinggi,” ujarnya.
Menurutnya, generasi yang akan menyongsong Indonesia Emas 2045 harus dipersiapkan mulai sekarang. Mereka tidak hanya membutuhkan kecerdasan akademik, tetapi juga kesehatan jasmani, mental yang kuat, akhlak yang baik serta semangat untuk terus belajar.
“Saya berharap materi hari ini bermanfaat bagi adik-adik. Persiapkan diri kalian menjadi generasi Indonesia Emas 2045. Jaga kesehatan dan teruslah mengejar cita-cita,” pesannya.
Wagub juga mengapresiasi pemeriksaan golongan darah yang menjadi bagian dari kegiatan. Menurutnya, mengetahui golongan darah merupakan informasi dasar kesehatan yang penting, sekaligus menjadi pintu masuk untuk membangun kesadaran siswa agar lebih mengenali kondisi kesehatannya sejak dini.
Turut hadir Ketua PDS PatKLIn Cabang Palu dr. Rosa Dwi Wahyuni, unsur Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako, jajaran PDS PatKLIn Cabang Palu, para dokter spesialis patologi klinik, tenaga kesehatan, jajaran dewan guru, serta para siswa.(***)












