Alfian Chaniago: Yang Dibahas R4, Kok yang Diserahkan R3?

Anggota Komisi C DPRD Kota Palu, Alfian Chaniago. FOTO: Mohammad Rizal/Filesulawesi.com

DPRD Kota Palu Pertanyakan Bantuan CSR PT CPM

PALU, FILESULAWESI.COM – Anggota Komisi C DPRD Kota Palu, Alfian Chaniago, mempertanyakan penyerahan armada pengangkut sampah roda tiga (R3) dari PT Citra Palu Minerals (CPM) kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Palu pada momentum perayaan HUT Kota Palu beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya
Kepala Dinas Sosial Kota Palu
PDAM Uwe Lino Kabupaten Donggala
Relaksasi PBB-P2
Plt Kabag Kesra Setda Kota Palu
PLT Kepala SMKN 2 Palu

BACA JUGA: Lewi Alik Resmi Tak Lagi Jabat Ketua DPD PSI Kota Palu

Hal ini disampaikan Alfian Chaniago kepada sejumlah awak media, saat melakukan jumpa pers di ruang Komisi C DPRD Kota Palu, Rabu (30/9/2026).

BACA JUGA: 12 Lulusan PPPK Donggala Gugat Bupati Vera ke PTUN Palu

Menurut Alfian, bantuan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT CPM yang sebelumnya dibahas bersama Komisi C DPRD Kota Palu dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu adalah pengadaan armada sampah roda empat (R4), bukan R3.

“Kami juga kaget kemarin yang diserahkan itu hanya R3. Setahu kami di Komisi C DPRD Kota Palu kita membahas tentang armada sampah untuk bantuan pengadaan kendaraan operasional sampah DLH Kota Palu untuk R4,” kata Alfian kepada redaksi Filesulawesi.com di ruang Komisi C DPRD Kota Palu, Rabu (30/9/2026).

Ia mengatakan, armada R4 dinilai masih sangat dibutuhkan oleh sejumlah kelurahan di Kota Palu. Berdasarkan hasil reses bersama anggota Komisi C, masih terdapat kelurahan yang kekurangan kendaraan operasional pengangkutan sampah.

“Dari segi pemanfaatan, kendaraan R4 lebih sangat bermanfaat dan dari segi pemakaiannya lebih lama daripada R3,” ujarnya.

Alfian menyebut sejumlah kelurahan yang berada di sekitar wilayah operasional PT CPM juga masih membutuhkan armada R4.

Di antaranya Kelurahan Poboya, Kawatuna, Talise Valangguni, Talise dan Lasoani.

“Setahu saya, selama reses bersama dengan teman-teman Komisi C, umumnya di kelurahan masih kurang. Misalnya kelurahan yang bersinggungan langsung dengan PT CPM seperti Kelurahan Poboya, Kawatuna, Talise Valangguni, Talise, Lasoani masih sangat membutuhkan armada R4, bukan R3,” jelasnya.

Karena itu, Alfian berharap PT CPM tetap merealisasikan bantuan CSR sesuai dengan kebutuhan yang sebelumnya dibahas bersama antara DPRD, DLH dan perusahaan.

“Kita berharap PT CPM sesuai dengan komitmen apa yang kita bicarakan atau yang kita bahas di Komisi C, yaitu realisasi dari bantuan CSR PT CPM itu berbentuk R4 untuk armada sampah,” katanya.

Ia menjelaskan, dalam rapat kerja antara Komisi C DPRD Kota Palu, DLH Kota Palu dan PT CPM, kebutuhan armada R4 menjadi salah satu hal yang dibahas.

Menurut Alfian, dalam rapat tersebut dirinya menyampaikan kebutuhan sebanyak 24 unit kendaraan R4. Namun, apabila jumlah tersebut dianggap terlalu berat bagi perusahaan, DPRD tidak memaksakan seluruh kebutuhan tersebut dipenuhi.

“Dalam rapat tersebut, saya sudah sampaikan yang menjadi kebutuhan itu R4 sebanyak 24 unit. Namun jika pemberi CSR tidak mampu, kita tidak memaksa. Namun saja, yang dibahas itu armada R4, bukan R3,” ungkapnya.

Bahkan, kata dia, DPRD masih membuka ruang apabila PT CPM belum mampu memenuhi kebutuhan sebanyak 24 unit R4.

“Kita juga jika tidak bisa diberikan sebanyak 24 unit untuk R4, kita berharap ada 10 unit R4 saja yang kita terima dari PT CPM,” sebutnya.

Yang menjadi persoalan, lanjut Alfian, DPRD Kota Palu tidak pernah mendapatkan informasi sebelumnya terkait perubahan bentuk bantuan dari R4 menjadi R3.

“Kita juga sama sekali tidak pernah diberitahukan terkait dengan penyerahan armada R3. Tiba-tiba pada HUT Kota Palu kemarin itu terjadi penyerahan armada R3. Kita tahu ada penyerahan pada saat HUT Kota Palu,” ujarnya.

Alfian menegaskan, DPRD Kota Palu akan meminta penjelasan kepada pihak PT CPM terkait perubahan tersebut.

Dalam waktu dekat, Komisi C berencana memanggil PT CPM untuk mempertanyakan alasan perubahan bantuan CSR dari armada R4 menjadi R3.

“Jadi, sikap DPRD Kota Palu tetap akan mempertanyakan dan dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil PT CPM. Apa alasannya sehingga mengubah dari kesepakatan pemberian CSR armada R4 menjadi R3,” pungkas Alfian Chaniago, yang merupakan Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Palu.zal

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *