DONGGALA, FILESULAWESI.COM – Sebagai bagian dari penguatan Program Berani Berkah, Anwar Hafid secara resmi meluncurkan Gerakan Siswa Cinta Masjid Kabupaten Donggala di Masjid Raya Donggala, Senin (16/2/2025) yang dirangkaikan dengan sholat Subuh berjamaah.
BACA JUGA: Wakil Gubernur Sulteng Lantik Pengurus PDSKJI 2025–2028
Gubernur Sulawesi Tengah hadir bersama Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Lamadjido serta Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan.
BACA JUGA: Wakil Gubernur Sulteng Hadiri Dies Natalis ke-14 FK Untad Palu
Peluncuran ini dihadiri juga Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Endi Sutendi, jajaran pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para siswa dan orang tua.
Kegiatan Subuh Berkah yang dirangkaikan dengan zikir, doa, dan peluncuran gerakan ini menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam membangun karakter generasi muda melalui masjid. Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa salat Subuh menjadi titik awal kehidupan setiap hari.
Ia menyampaikan bahwa siapa pun yang memulai hari dengan kebaikan, khususnya dengan salat Subuh berjamaah, akan menjalani hari dalam lindungan dan kebaikan Allah SWT. Menurutnya, Al-Qur’an secara tegas menyebut keutamaan salat Subuh yang disaksikan oleh para malaikat, sehingga ibadah ini memiliki posisi istimewa dalam pembentukan pribadi dan masyarakat.
“Salat Subuh adalah permulaan kehidupan kita. Kalau kita memulai hari dengan kebaikan, insya Allah sepanjang hari kita akan bersama kebaikan,” ujar Anwar Hafid dalam sambutannya.
Dalam sambutannya, Gubernur menekankan bahwa kemajuan daerah, keamanan wilayah, dan keberkahan kehidupan tidak dapat dilepaskan dari upaya memakmurkan masjid. Ia menyampaikan keyakinannya bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi pusat pembinaan moral, spiritual, dan sosial.
Anwar Hafid mencontohkan berbagai daerah yang hidup aman dan sejahtera karena masyarakatnya dekat dengan masjid dan Al-Qur’an. Menurutnya, inilah esensi dari Berani Berkah, sebuah ikhtiar kolektif untuk menghadirkan pertolongan Allah melalui jalan ketaatan.
Gubernur juga menyinggung berbagai program pemerintah seperti Berani Cerdas dan Berani Sehat yang menurutnya lahir bukan semata dari perencanaan manusia, tetapi dari kehendak Allah SWT.
Ia menegaskan bahwa jabatan dan amanah kepemimpinan merupakan titipan, bukan prestasi pribadi. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak bergantung kepada manusia, melainkan mendekatkan diri kepada Allah dengan cara meramaikan masjid, menghidupkan majelis Subuh, serta membiasakan anak-anak dan siswa untuk cinta masjid sejak dini.
“Kalau kita ingin daerah ini maju, aman, dan berkah, kuncinya cuma satu, makmurkan masjid. Masjid yang hidup akan melahirkan masyarakat yang berakhlak,” tegasnya.
Momentum menjelang bulan Ramadan turut menjadi penekanan dalam sambutan Gubernur. Ia mengingatkan bahwa kemuliaan Ramadan terletak pada turunnya Al-Qur’an.
Karena itu, ia mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan masjid dan Al-Qur’an sebagai pusat aktivitas ibadah selama Ramadan. Menurutnya, puasa dan seluruh amal ibadah akan bernilai lebih ketika masyarakat benar-benar hidup bersama Al-Qur’an.(***)













