PALU, FILESULAWESI.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata Palu, merupakan rumah sakit ternama di Sulawesi Tengah dan berada di pusat ibu kota Palu telah memiliki definif Direktur Utama (Dirut), yang sebelumnya masih melekat jabatan Pelaksana Tugas (Plt).
BACA JUGA: Wakil Gubernur Sulteng Pastikan Poli RS Undata Tetap Buka di Hari Sabtu
Ialah dr. Jumriani, dipercaya dan diamanahi sebagai Direktur RSUD Undata Palu, setelah kepastian tersebut diketahui hari ini, dimana Wakil Gubernur Sulteng dr. Reny A Lamadjido, melantiknya di ruang pertemuan RSUD Undata Palu, Senin (4/5/2026).
BACA JUGA: Kabiro Kesra Setdaprov Sulteng Bantah Ada Deal-Deal Pengadaan 43 Unit Ambulans
Seusai pelantikan dan dibuka sesi tanya jawab kepada awak media dalam gelaran Konferensi Pers, salah seorang awak media menanyakan kepada dr. Jumriani.
Diantara yang ditanyakan ialah apakah diera kepemimpinannya bersedia untuk terbuka terhadap informasi publik kepada awak media serta tidak menutupi atas informasi yang ada di RSUD Undata Palu?
Pertanyaan ini muncul atas dasar dari kesulitan awak media dalam mengakses informasi yang ada di rumah sakit Undata Palu (menemui direktur RSUD Undata Palu), karena diketahui dan diduga diera kepemimpinan sebelumnya, banyak sekali keluhan pasien, terhadap pelayanan dan sulitnya mendapatkan informasi publik tersebut.
Menanggapi atas pertanyaan awak media, dr. Jumriani menegaskan dengan singkat, bahwa di era kepemimpinannya, pihaknya akan selalu welcome kepada awak media yang mencari informasi terkait dengan pelayanan di RSUD Undata Palu.
“Insya Allah, mudah-mudahan pintu selalu terbuka. Saya juga minta tolong agar diberikan informasi yang betul terkait rumah sakit undata Palu, jangan hoaks yang lebih banyak beredar di masyarakat,” urai dr Jumriani kepada redaksi Filesulawesi.com.
“Jadi, kita harus berikan edukasi yang baik kepada masyarakat. Saya cukup terbuka dengan hal para wartawan,” katanya menegaskan.zal









