SPMB 2026 Dibuka, SMP Negeri 7 Palu Siapkan Layanan PRIMA SPMB

Kepala SMP Negeri 7 Palu, Rahmawati, S.Pd., M.Pd. FOTO: Mohammad Rizal/Filesulawesi.com

PALU, FILESULAWESI.COM – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 7 Palu resmi dimulai pada Selasa (23/6/2026). Sekolah tersebut menyiapkan kuota sebanyak 160 siswa yang akan dibagi dalam lima Rombongan Belajar (Rombel).

BACA JUGA: Pemeriksaan Sikap Tampang Personel Tingkatkan Disiplin dan Profesionalisme di Polresta Palu

Bacaan Lainnya
Syarifudin
Ismayadin Parigade

Kepada awak media, Kepala SMP Negeri 7 Palu, Rahmawati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan, pelaksanaan SPMB tahun ini mengacu pada petunjuk teknis yang telah ditetapkan Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), dengan masa pendaftaran berlangsung pada 23–28 Juni 2026.

BACA JUGA: Kapolda Sulteng Pimpin Anjangsana Hari Bhayangkara ke 80

“Untuk tahun ini kuota yang tersedia hanya lima kelas dengan jumlah 32 siswa per kelas sesuai rombongan belajar yang telah disiapkan,” ujar Rahmawati kepada Filesulawesi.com, Selasa pagi.

Menurutnya, panitia pelaksana harus bekerja ekstra untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang ingin mendaftarkan anaknya di SMP Negeri 7 Palu. Karena itu, sekolah mengusung slogan “PRIMA SPMB”, yang merupakan singkatan dari Pelayanan Ramah, Informatif, Mudah, dan Akurat.

“Slogan kami pada pelaksanaan SPMB kali ini adalah PRIMA SPMB. Kami berharap seluruh panitia dapat memberikan layanan yang ramah serta informasi yang komunikatif, mudah, dan akurat kepada masyarakat,” katanya menambahkan.

Untuk mendukung kelancaran proses pendaftaran, SMP Negeri 7 Palu telah menyiapkan sejumlah pos pelayanan khusus bagi calon peserta didik baru. Sistem pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal SPMB dengan memindai barcode dan menggunakan data Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), tanggal lahir, bulan lahir, serta tahun lahir siswa yang berasal dari kelas VI SD.

Meski seluruh proses pendaftaran menggunakan sistem online, pihak sekolah juga menyediakan petugas administrasi untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan dalam proses pendaftaran, khususnya bagi calon siswa dari wilayah Kelurahan Poboya dan Kelurahan Lasoani.

“Melihat kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah Poboya dan Lasoani, kami menyediakan admin yang siap membantu proses pendaftaran secara online sehingga masyarakat tetap dapat terlayani dengan baik,” jelas Kepsek Rahmawati.

Rahmawati berharap kuota yang tersedia dapat terisi sesuai kebutuhan sekolah. Ia juga mengungkapkan bahwa SMP Negeri 7 Palu merupakan salah satu sekolah yang mendapat kepercayaan dan dukungan besar dari masyarakat Kota Palu.

“Saya berharap kebutuhan sekolah kami dapat terpenuhi. Sekolah ini merupakan salah satu sekolah yang dicintai masyarakat. Karena itu, siswa yang nantinya bergabung di SMP Negeri 7 Palu diharapkan ikut menjaga nama baik sekolah dan berusaha memberikan yang terbaik,” tuturnya.

Pada pelaksanaan SPMB tahun ini, penerimaan peserta didik dilakukan melalui empat jalur, yakni jalur domisili (zonasi), afirmasi, mutasi, dan prestasi.

Diakhir Keterangannya, Rahmawati menambahkan, minat masyarakat untuk bersekolah di SMP Negeri 7 Palu cukup tinggi. Pada tahun lalu, sekolah membuka tujuh kelas dan jumlah pendaftar melebihi kuota yang tersedia.

“Tahun kemarin kami membuka tujuh kelas dan Alhamdulillah pendaftarnya membludak. Tahun ini hanya lima kelas, sehingga saya berharap seluruh panitia dapat bekerja ekstra keras agar proses SPMB berjalan lancar dan tertib,” pungkasnya.zal

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *