AMPANA, FILESULAWESI.COM – Perempuan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sulawesi Tengah terus memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke daerah.
BACA JUGA: Wali Kota Palu Tinjau Kebersihan dan Drainase di Sejumlah Titik
Ketua Perempuan PGRI Sulteng, Nurhayati Nadra, dalam keterangan resminya kepada awak media ini mengungkapkan, disela tugas saat berkunjung ke daerah Ampana, ia menyempatkan diri bertemu dan bersilaturahmi dengan Perempuan PGRI Kabupaten Tojo Una-Una, yang dipusatkan di Ampana, pada Kamis (23/4/2026) sore.
BACA JUGA: Peringati Hari Kartini, Gubernur Sulteng Ajak Perempuan Berdaya dan Peduli Sesama
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan sosialisasi serta sharing program kerja tahun 2026 yang merupakan tindak lanjut dari hasil Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) PGRI yang sebelumnya digelar di Jakarta.
Nurhayati menjelaskan, seluruh program yang telah dirumuskan di tingkat nasional akan diimplementasikan secara menyeluruh di daerah. Hal ini mencakup berbagai kegiatan strategis, tujuan yang ingin dicapai, serta mekanisme pelaksanaan yang terarah dan terukur.
“Program kerja yang baik akan menjadi panduan bagi pengurus dalam menjalankan roda organisasi dan mencapai keberhasilan selama masa periode kepengurusan,” ujarnya.
Selanjutnya ia juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar pengurus Perempuan PGRI, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Menurutnya, keberhasilan program sangat bergantung pada kerja sama dan komitmen bersama seluruh pihak yang terlibat.
Olehnya, Nurhayati mengajak seluruh pengurus untuk bahu-membahu dalam menyukseskan berbagai program yang telah disepakati.
“Kita berharap tumbuh kesadaran bersama untuk memajukan Perempuan PGRI, terlebih kepengurusan di kabupaten dan kota. Itu harapan kita bersama,” tutur Ati, panggilannya.
Diketahui, selain menjabat sebagai Ketua Perempuan PGRI Sulteng, Nurhayati Nadra juga merupakan Pengawas di Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palu.zal








