PALU, FILESULAWESI.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui program BERANI Cerdas kembali membuka peluang beasiswa bagi jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) dengan fokus pada kebutuhan pembangunan daerah.
BACA JUGA: Hardiknas 2026 Tekankan Deep Learning, Kunci Lompatan Kualitas Pendidikan
Penanggung Jawab BERANI Cerdas Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Sintia Dewi Mateka, saat ditemui di ruangannya menjelaskan, bahwa pembukaan jurusan untuk program S2 didasarkan pada hasil riset Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Sulteng yang bekerja sama dengan LPPM Universitas Tadulako (Untad) Palu.
BACA JUGA: Tak Gentar Medan Terjal, Satgas Yonif 711/Raksatama Jadi Dokter Keliling di Pedalaman Papua
“Hasil tersebut disesuaikan dengan kebutuhan daerah dan mengacu pada program RPJMD Sulawesi Tengah,” urai Sintia kepada redaksi Filesulawesi.com, Senin (4/5/2026).
Untuk jenjang S2, terdapat 10 sektor prioritas yang menjadi fokus, yakni kesehatan, lingkungan kebencanaan dan keberlanjutan, pertanian dan ketahanan pangan, kelautan dan perikanan, infrastruktur transportasi dan kewilayahan, industri dan hilirisasi pertambangan serta energi dan teknologi digital, hukum dan sosial budaya, pemerintahan dan kebijakan, ekonomi dan keuangan, serta pariwisata dan ekonomi kreatif, termasuk pendidikan.
Dari sektor-sektor tersebut, Pemprov Sulteng menyiapkan kuota sebanyak 100 orang calon penerima beasiswa S2 yang akan melalui proses seleksi.
“Kuota S2 ada 100 orang, yang nantinya diseleksi sesuai kebutuhan sektor yang telah ditetapkan,” kata Sintia melanjutkan.
Sementara itu, untuk jenjang S3, pemerintah daerah menyiapkan kuota sebanyak 20 orang. Bidang yang menjadi prioritas antara lain kesehatan, lingkungan kebencanaan, teknik lingkungan, ilmu lingkungan, pertanian, kelautan dan perikanan, hingga agribisnis.
Saat ini, proses pendaftaran masih berlangsung dan berada pada tahap validasi data oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), dilanjutkan dengan tahapan unggah berkas.
Namun demikian, Sintia mengungkapkan bahwa proses seleksi masih menunggu kelengkapan administrasi akademik dari para calon pendaftar, baik mahasiswa baru maupun yang sedang menempuh pendidikan (on going).
“Mahasiswa on going masih menunggu hasil UAS, sementara mahasiswa baru belum seluruhnya memiliki surat keterangan aktif kuliah atau pengumuman kelulusan. Jadi, kita masih menunggu proses akademik tersebut,” terangnya.
Ia menambahkan, hasil seleksi penerima beasiswa BERANI Cerdas untuk jenjang S2 dan S3 ditargetkan akan diumumkan pada Juni mendatang.
“Sekitar bulan Juni nanti sudah ada hasil seleksi calon penerima, sesuai kebutuhan yang ada,” tutup Sintia.zal









