PALU, FILESULAWESI.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU), akan melakukan pemantauan sekaligus menindaklanjuti perbaikan pada bagian bawah pondasi Jembatan III Palu, yang dilaporkan mengalami keretakan pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026).
BACA JUGA: Gempabumi di Kota Palu Tidak Berpotensi Tsunami
Dalam keterangan resminya, Kepala Dinas PU Kota Palu, Ismayadin Parigade, mengatakan, pihaknya bersama tim ahli teknis akan turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan awal terhadap kondisi pondasi jembatan.
BACA JUGA: Pemkot Palu Pastikan Kondisi Aman Pascagempa, Rumah Sakit Diminta Siapkan Tenda Darurat
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan guna memastikan tingkat kerusakan yang terjadi sekaligus menentukan tindak lanjut perbaikan yang diperlukan demi menjamin keselamatan masyarakat.
“Kita juga sementara menunggu hasil dan kita tindaklanjuti kembali pada besok, Rabu 17 Juni 2026,” urai Kadis PU Kota Palu kepada redaksi Filesulawesi.com, Selasa malam.
Ia menambahkan, tim dari Dinas PU Kota Palu bersama tenaga ahli dijadwalkan melakukan peninjauan lapangan pada Rabu siang.
“Insya Allah sekitar jam 1 siang kami ke lokasi besok,” katanya menambahkan.
Diketahui, Jembatan III Palu saat ini masih ditutup sementara untuk kendaraan maupun aktivitas masyarakat setelah ditemukan indikasi keretakan pada bagian pondasi pascagempa yang terjadi pada Selasa pagi.
Berdasarkan pantauan awak media di lokasi pada Selasa malam pula, sejumlah personel gabungan dari Satlantas Polresta Palu dan Satpol PP Kota Palu, masih berjaga untuk mengamankan area jembatan serta mengarahkan masyarakat agar tidak melintas di kawasan tersebut.
Pemerintah berharap hasil pemeriksaan tim teknis dapat segera diketahui, sehingga langkah penanganan dan perbaikan dapat dilakukan secara cepat, guna mengembalikan fungsi jembatan sebagai salah satu akses penting bagi masyarakat Kota Palu.zal









