Leher Nyaris Putus, Warga Kota Palu Diduga Terlilit Kabel Provider Internet 

Leher Nyaris terputus akibat Diduga terkena lilitan kabel internet. FOTO: IST

PALU, FILESULAWESI.COM – Kabel provider internet yang semrawut dan melintang di badan jalan kembali menimbulkan persoalan. Dua warga Kota Palu, Fahry (25) dan Fatir (15), menjadi korban setelah terlilit kabel saat melintas menggunakan kendaraan di Jalan Tanggul Selatan, kelurahan Birobuli utara, kecamatan Palu selatan, Senin (10/8/2026) kemarin sore.

BACA JUGA: Penerbangan Perdana China Southern Airlines, Palu-Guangzhou Resmi Terhubung Langsung

Bacaan Lainnya
Wakil Ketua II DPRD Sulteng
Vebry Tri Haryadi
Bendahara DPW PSI Sulteng
Kepala Kantor Kemenag Kota Palu
[c2aption id="attachment_16271" align="alignnone" width="1254"] Muh Nur Sangadji[/ca4sption]

Insiden tersebut mengakibatkan keduanya mengalami kecelakaan. Salah satu korban bahkan mengalami luka serius pada bagian leher akibat terlilit kabel yang melintang di jalan.

BACA JUGA: Kolaborasi Pemda, Lanal Palu dan Indomaret, Durian Sulteng Diproyeksikan Jadi Produk Unggulan

Peristiwa ini menambah kekhawatiran warga terhadap keberadaan kabel-kabel provider yang tidak tertata dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Orang tua Korban, Dimas (36) memprotes keras atas semerawut nya kabel provider itu,ia mengatakan, bahwa anaknya menjadi korban dari bahaya kabel semrawut yang melintang di jalanan. Ia pun menilai kabel tersebut adalah kabel dari provider atau penyedia layanan internet.

“Anakku jadi korban kabel melintang di jalan. Fatir lewat naik motor, ada kabel nyangkut di lehernya, dia langsung lompat dari motor. Itu bahaya sekali,” ungkap Dimas kepada media ini, Selasa 11/8.

Menurut Dimas, di wilayah itu banyak kabel yang tampak berantakan. Masyarakat setempat juga banyak mengeluhkan dan melaporkan masalah tersebut, namun pihak terkait belum melakukan perbaikan secara menyeluruh.

“Yang jelas itu kabel internet bukan kabel listrik, karena kalau kabel listrik itu bisa lebih parah lagi. Kabel melintang begitu tidak hanya sekali, sudah beberapa kali juga banyak orang di sini mengeluh dan buat laporannya,” lanjut Dimas.

Dia juga mengecam ketidakpedulian pihak pemilik kabel, provider, karena tidak merespon cepat untuk melakukan perbaikan dan menata dengan baik pengaturan kabel yang berantakan. Alhasil, bahayanya berimbas ke masyarakat terutama bagi pengguna jalan.

“Semoga ini jadi perhatian provider siapapun itu fasilitas begitu seharusnya tidak jadi bahaya buat banyak orang kalau kerjanya rapi kepada pihak kelurahan untuk tidak sembarangan memberikan ijin untuk pemasangan kabel Internet,” ujarnya .

Pihak PLN palu yang tidak menyebutkan namanya mengatakan, kabel tersebut bukan milik PLN, karena kecil kabelnya, mungkin itu kabel dari telkom , XL atau my republic, yang jelas bukan milik PLN.

Lurah Birobuli utara Rini Suwarni mengatakan, Pemasangan kabel Internet dari My Republic sudah mendapat ijin dari kelurahan.

“Saya mau tanya kan ke provider my republic apakah ini kabel miliknya, kalau itu milik dari my republic pihaknya akan menegurnya, untuk lebih hati-hati lagi, karena sudah memakan korban,” ujar Lurah Birobuli Utara.(***)

Pos terkait

Camat Palu Timur
Plt Kabag Kesra Setda Kota Palu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *