PALU, FILESULAWESI.COM – Toyota Hilux Rangga berhasil menguasai sekitar 70 persen pangsa pasar kendaraan pikap medium di Sulawesi Tengah (Sulteng) sepanjang periode Januari hingga September 2026.

BACA JUGA: Pemkot Palu Beri Kesempatan 10 Pengusaha Difabel Kembangkan Usaha
Berdasarkan data penjualan terbaru, kendaraan niaga produksi Toyota tersebut mencatatkan penjualan sebanyak 292 unit dari total pasar pikap medium di Sulteng yang mencapai 415 unit.
BACA JUGA: Prof Muhammad Khairil Daftar Bakal Calon Rektor Untad Palu
Capaian itu sekaligus menempatkan Toyota Hilux Rangga sebagai pemimpin pasar di segmen kendaraan pikap medium di wilayah tersebut.
Hal ini diutarakan Sales Supervisor Kalla Toyota Juanda Palu, Mohammad Risman, kepada sejumlah awak media, di kantor Kalla Toyota Juanda, Kota Palu, Sabtu (31/10/2026) sore.
Mohammad Risman mengatakan, penjualan Hilux Rangga menunjukkan kinerja positif di tengah kebutuhan kendaraan niaga untuk mendukung aktivitas usaha masyarakat.
“Untuk segmen pikap medium, total pasarnya 415 unit. Toyota sendiri mencapai 292 unit,” kata Mohammad Risman kepada redaksi Filesulawesi.com.
Menurutnya, tidak hanya mendominasi pasar, penjualan Toyota Hilux Rangga juga mengalami pertumbuhan signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Pada Januari hingga September 2025, penjualan kendaraan tersebut tercatat sebanyak 199 unit. Sementara pada periode yang sama tahun 2026, jumlahnya meningkat menjadi 292 unit.
Dengan demikian, terjadi penambahan penjualan sebanyak 93 unit atau tumbuh sekitar 46,7 persen secara tahunan.
Data akumulasi penjualan tersebut mencakup kinerja sejumlah wilayah operasional diler resmi Kalla Toyota, yakni cabang Juanda, Martadinata, Poso, dan Luwuk.
Kota Palu menjadi salah satu pusat utama permintaan kendaraan ini. Selain itu, pasar Hilux Rangga juga menjangkau sejumlah daerah lain, seperti Luwuk, Morowali, dan Parigi.
Tingginya permintaan tersebut tidak terlepas dari kebutuhan kendaraan operasional untuk mendukung kegiatan usaha, distribusi barang, serta berbagai aktivitas ekonomi yang membutuhkan kendaraan dengan daya angkut memadai.
Salah satu keunggulan Toyota Hilux Rangga adalah fleksibilitas desain yang memungkinkan kendaraan dimodifikasi sesuai kebutuhan pengguna, termasuk untuk mendukung pelayanan publik dan operasional perusahaan.
“Rangga ini banyak dimodifikasi menjadi ambulans, mobil patroli, dan berbagai kendaraan operasional lainnya. Jadi, variasi perubahan karoserinya cukup banyak,” ujar Risman.
Dari sisi pilihan mesin, Toyota Hilux Rangga tersedia dalam varian bensin dan diesel. Kedua pilihan tersebut memberikan keleluasaan bagi konsumen untuk menyesuaikan kendaraan dengan kebutuhan operasional masing-masing.
Menurut Risman, varian pikap standar bermesin bensin menjadi salah satu model yang paling diminati konsumen di berbagai wilayah Sulteng.
Untuk harganya, varian pikap standar tersebut dipasarkan pada kisaran Rp200 jutaan per unit.
Dengan fleksibilitas modifikasi, pilihan mesin, serta harga yang relatif kompetitif, Toyota Hilux Rangga terus menjadi salah satu pilihan kendaraan niaga bagi pelaku usaha di Sulawesi Tengah.zal









