Kadis Koperasi dan UMKM Sulteng Buka Pelatihan Wirausaha Baru

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulteng Sumarno (kiri), secara simbolis menyerahkan ATK kepada peserta pelatihan wirausaha baru. FOTO: Mohammad Rizal/Filesulawesi.com

PALU, FILESULAWESI.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UMKM), resmi membuka kegiatan pelatihan wirausaha baru lanjutan yang berfokus pada pengembangan produk kelapa dan turunannya.

BACA JUGA: Wajib Pajak Taat Pajak: Pemkot Siapkan Reward pada HUT Kota Palu

Bacaan Lainnya

Acara yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Koperasi UMKM Provinsi Sulteng, Sumarno, ini dilaksanakan pada Selasa (14/7/2026).

BACA JUGA: Pimpinan Pansus DPRD Apresiasi Capaian Pemkot Palu

​Dalam sambutannya, Sumarno menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan program lanjutan yang dirancang khusus untuk memfasilitasi para pelaku wirausaha agar bisa “naik kelas”.

Bisnis yang tadinya berskala kecil akan dibimbing dan ditingkatkan kemampuannya agar mampu berkembang menjadi lini usaha yang jauh lebih besar.

​”Kali ini kita mengambil tema produk kelapa dan turunannya. Mengapa? Karena kita tahu potensi kelapa di Sulawesi Tengah ini cukup besar, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Akibatnya, nilai tambah yang diharapkan belum sesuai dengan target yang kita inginkan,” ujar Sumarno.

​Lebih lanjut, Sumarno menambahkan bahwa fokus utama dari pelatihan intensif ini adalah memproduksi Virgin Coconut Oil (VCO) atau minyak kelapa murni.

Menurutnya, VCO memiliki peluang pasar dan potensi yang sangat besar serta masih sangat dibutuhkan, baik untuk memenuhi pasar domestik maupun kebutuhan ekspor ke luar negeri.

​Pelatihan yang dijadwalkan berlangsung selama empat hari ini diikuti oleh 40 peserta yang telah berhasil lolos seleksi ketat dari total hampir 200 pendaftar beberapa bulan lalu. Seluruh peserta tersebut merupakan perwakilan dari 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah, termasuk di antaranya dari Buol, Toli-Toli, Banggai, Tojo Una-Una, hingga Poso.

​Selama kegiatan yang berlangsung hingga hari Jumat mendatang ini, pihak dinas memberikan fasilitasi penuh kepada peserta, mulai dari tempat tinggal, konsumsi, hingga uang transportasi.

​”Harapan kami, setelah mengikuti pelatihan ini, mereka akan menjadi pengusaha-pengusaha muda baru yang tangguh dan memiliki peluang besar untuk mengembangkan produk turunan kelapa, khususnya di wilayah Sulawesi Tengah,” pungkas Sumarno.(***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *