Tekankan Integritas dan Penguatan Pemulihan Aset
PALU, FILESULAWESI.COM – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Tengah Zullikar Tanjung, melantik dan mengambil sumpah sejumlah pejabat baru di lingkungan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Selasa (18/8/2026).
BACA JUGA: Detik-Detik Pengibaran Bendera Merah Putih di Halaman Kantor Wali Kota Palu
Prosesi pelantikan berlangsung sederhana, khidmat dan lancar di Aula Abdul Aziz Lamadjido, Kantor Kejati Sulawesi Tengah.
BACA JUGA: Wakapolda Sulteng Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Dalam amanatnya, Kajati Sulteng Zullikar Tanjung mengatakan, rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan Kejaksaan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus upaya meningkatkan kinerja institusi dalam memberikan pelayanan hukum yang prima kepada masyarakat.
Menurutnya, dinamika bangsa dan negara saat ini menuntut lembaga penegak hukum untuk menghadirkan penegakan hukum yang tidak hanya berorientasi pada kepastian dan keadilan, tetapi juga memberikan kemanfaatan bagi masyarakat serta mendukung kebangkitan ekonomi nasional.
Ia menegaskan, para pejabat yang dilantik merupakan hasil evaluasi dan pertimbangan pimpinan terhadap profesionalitas serta integritas yang telah ditunjukkan selama menjalankan karier di lingkungan Kejaksaan.
Adapun pejabat yang dilantik yakni Sefran Haryadi, sebagai Asisten Pemulihan Aset Kejati Sulawesi Tengah; Dr. Lapatawe, sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Palu; Ikram Mhd Saleh, sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Donggala.
Selanjutnya, Nurdin, sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Morowali; David Razi, sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Tojo Una-Una; Andi Herman, sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Buol; serta Ali Toatubun, sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Toli-Toli.
Kepada Asisten Pemulihan Aset yang baru dilantik, Kajati memberikan penekanan khusus terkait penguatan koordinasi dan sinkronisasi kebijakan manajemen pemulihan aset, penelusuran, perampasan serta penyelesaian aset, benda sitaan, barang bukti, barang rampasan, benda sita eksekusi dan aset lainnya.
Asisten Pemulihan Aset juga diminta melakukan pemantauan, analisis, evaluasi, eksaminasi dan pelaporan atas pelaksanaan kegiatan pemulihan aset.
Selain itu, memastikan tersedianya data dukung sita eksekusi untuk pembayaran pidana denda, pidana pengganti, pidana tambahan, restitusi maupun uang pengganti sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Sementara kepada para Kajari yang baru dilantik, Zullikar menekankan pentingnya kemampuan mengendalikan kebijakan dan penegakan hukum, baik secara preventif maupun represif, serta pelaksanaan tindakan hukum lain yang berintikan keadilan di wilayah hukum masing-masing.
Para Kajari juga diminta memastikan seluruh proses penegakan hukum berjalan sebagaimana mestinya, mulai dari penyelidikan, penyidikan, prapenuntutan, pemeriksaan tambahan, penuntutan hingga eksekusi. Termasuk memperkuat koordinasi dengan instansi terkait dan melaksanakan tugas yustisial lainnya.
Di samping itu, Kajati menegaskan pentingnya penguatan fungsi penelusuran, perampasan dan pengembalian aset serta pengelolaan aset, benda sitaan, barang bukti, barang rampasan dan benda sita eksekusi pada setiap tahapan penanganan perkara.
Zullikar kemudian mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik bahwa sumpah jabatan yang telah diucapkan bukan sekadar prosesi seremonial.
“Sumpah jabatan mengandung konsekuensi tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan kelak dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Kajati Sulteng juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pejabat sebelumnya, yakni Mohamad Rohmadi, Dr. Bambang Winarno, Andi Reny Rummana, Naungan Harahap, Dr. Rizky Fahrurrozi, Regie Komara N A, dan Ibnu Firman Ide Amin.
Ia mengapresiasi pengabdian dan pelaksanaan tugas yang telah diberikan selama menjabat serta berharap para pejabat lama tetap memberikan kontribusi positif di tempat penugasan selanjutnya.
Kajati juga menyampaikan penghargaan kepada para istri pejabat yang selama ini memberikan dukungan, kesabaran dan doa dalam mendampingi para suami menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai insan Adhyaksa.
Menutup amanatnya, Zullikar Tanjung berharap seluruh pejabat yang baru dilantik maupun yang melanjutkan pengabdian di tempat tugas masing-masing senantiasa menjaga integritas, meningkatkan profesionalitas dan memberikan kinerja terbaik bagi institusi serta masyarakat.(***)






Muh Nur Sangadji[/ca4sption]







