Dua Kali Dilempar Bom Molotov, Pihak SMKN 2 Palu Lapor Polisi

Salah satu bukti telah dilakukan pelemparan bom molotov di dinding ruang BK SMKN 2 Palu. FOTO: Mohammad Rizal/Filesulawesi.com

PALU, FILESULAWESI.COM – SMK Negeri 2 Palu kembali diganggu aksi pelemparan bom Molotov oleh oknum yang belum diketahui identitasnya.

BACA JUGA: Fasilitas Venue di Hutan Kota Palu Selain untuk FORNAS Juga Digunakan untuk Pesparawi 2029

Bacaan Lainnya

Aksi tersebut terjadi sebanyak dua kali. Pelemparan pertama berlangsung pada Sabtu malam, sementara aksi kedua terjadi pada Selasa (6/10/2026) dini hari.

Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kurikulum SMKN 2 Palu, Mohammad Rauf, dalam keterangan resminya kepada sejumlah awak media ini mengatakan, bahwa pihak sekolah hingga kini belum mengetahui motif di balik aksi tersebut.

BACA JUGA: Wali Kota Palu Terima Bantuan Program LSDP Senilai 107 M untuk Pengelolaan Sampah

“Kita belum tahu motif penyerangannya apa. Karena kasus sebelumnya sudah selesai dan sudah damai. Setelah itu, ada lagi oknum yang melakukan pelemparan menggunakan bom Molotov. Saya tidak tahu motifnya apa,” ujar Rauf kepada redaksi Filesulawesi.com di ruang Kepala SMKN 2 Palu, Selasa (6/10/2026) siang.

Menurut Rauf, pihak sekolah telah melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian dan berharap aparat segera melakukan penyelidikan serta menangkap pelaku.

“Bukti sudah jelas, ada rekaman video (CCTV). Dua kali melakukan pelemparan bom Molotov. Pertama hari Sabtu malam, lalu disambut subuh tadi,” ungkap Rauf kembali.

Rauf menjelaskan, aksi pertama dilakukan oleh sejumlah orang yang datang menggunakan lebih dari satu kendaraan. Sementara pada aksi kedua yang terjadi Selasa dini hari, pelaku diduga hanya menggunakan satu unit sepeda motor.

“Ada penjaga sekolah malam yang melihat, tetapi tidak berani mengambil tindakan. Pihak sekolah sudah melakukan pelaporan kepada pihak kepolisian. Kita berharap mudah-mudahan segera ada tindak lanjut dari pihak kepolisian,” katanya membenarkan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, terdapat dua titik yang menjadi sasaran pelemparan. Salah satunya berada tidak jauh dari pos penjagaan sekolah, sementara titik lainnya berada di ruang Bimbingan dan Konseling (BK).

Pelemparan tersebut menyebabkan kaca ruang BK SMKN 2 Palu pecah. Bekas kejadian juga terlihat pada bagian dinding bangunan yang menjadi sasaran.

Wakasek Rauf berharap, kejadian serupa tidak kembali terjadi di lingkungan sekolah dan pihak kepolisian dapat segera mengungkap serta menangkap pelaku.

“Kaca di ruang BK pecah akibat pelemparan bom Molotov. Semoga peristiwa ini tidak terulang lagi dan pelakunya segera ditangkap,” pungkasnya.zal

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *