PALU, FILESULAWESI.COM – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, menerima audiensi Pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sulawesi Tengah di ruang kerjanya, Selasa (24/2/2026).
BACA JUGA: Komnas HAM Sulteng Kecam Keras 39 Alat Ekskavator Beraktivitas PETI di Kayuboko dan Tombi
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi atas komitmen Baznas yang terus turun langsung membantu masyarakat, khususnya dalam mendukung program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, 9 BERANI.
BACA JUGA: SPPT PBB-P2 Tahun 2026 Resmi Diserahkan Ke Masing-Masing Kecamatan di Kota Palu
“Terima kasih sudah turun langsung ke masyarakat. Ini menyangkut 9 BERANI. Kita harus berkolaborasi,” ujar Wakil Gubernur.
Wakil Gubernur menegaskan bahwa sinergi antara Pemerintah Daerah dan Baznas sangat penting, terutama dalam penanganan kemiskinan di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah, sehingga bantuan yang disalurkan tepat sasaran.
“Kasihan masyarakat kita yang membutuhkan. Teman-teman Baznas silakan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dan laporkan kepada mereka. Kita harus bersama-sama,” tambahnya.
Menurut Wakil Gubernur, berbagai bantuan yang telah disalurkan Baznas sangat membantu masyarakat.
“Membantu sekali itu, Pak. Saya senang sekali ada bantuan-bantuan seperti itu,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Baznas Sulteng, Bahran, menjelaskan bahwa pihaknya terus bergerak aktif di lapangan. Di daerah Kabupaten Donggala misalnya, Baznas menyalurkan bantuan sembako sebanyak 250 paket per titik untuk membantu warga kurang mampu.
“Kami sudah turun dan bekerja sama dengan pemerintah. Di daerah-daerah miskin, kami juga memberikan bantuan bedah rumah,” jelas Bahran.
Ia menyebutkan, Program Bedah Rumah telah berjalan dan terus berlanjut hingga kini, dengan berkolaborasi bersama pemerintah setempat. Selain itu, Baznas juga tengah mengembangkan Program Kampung Zakat sebagai percontohan pemberdayaan masyarakat berbasis zakat.
Tak hanya bantuan sosial, Baznas juga mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui Program Usaha Mikro, seperti bantuan alat bengkel yang disertai pelatihan keterampilan.
“Setiap tahun kami melayani laporan masyarakat. Kalau ada rumah yang tidak layak huni, langsung kami datangi,” tambahnya.
Audiensi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Baznas dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat kurang mampu, sekaligus mewujudkan semangat 9 BERANI yang berpihak kepada rakyat.(***)













