Diapit Sekolah Favorit, SMPN 14 Palu Tetap Percaya Diri Sambut Siswa Baru

Kepala SMP Negeri 14 Palu, Bahrija, S.Pd, M.Pd. FOTO: Mohammad Rizal/Filesulawesi.com

PALU, FILESULAWESI.COM – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di SMP Negeri 14 Palu berlangsung cukup kompetitif. Pasalnya, sekolah tersebut berada di wilayah yang beririsan langsung dengan sejumlah sekolah favorit di Kota Palu.

BACA JUGA: POM Isi Ulang Minyak Goreng Telah Hadir di Kota Palu

Bacaan Lainnya
Syarifudin
Ismayadin Parigade

Kepala SMP Negeri 14 Palu, Bahrija, S.Pd, M.Pd, kepada sejumlah awak media mengatakan, bahkan mengibaratkan posisi sekolahnya sebagai “zona maut” apabila disandingkan dengan pertandingan sepak bola.

BACA JUGA: Kejati Sulteng Geledah KSOP Teluk Palu dan Rumah Eks Kepala Bapenda Donggala

“Kalau diibaratkan pertandingan sepak bola, kami berada di zona maut karena beririsan langsung dengan sekolah-sekolah besar. Akan tetapi kami tetap optimistis siswa akan tetap memilih sekolah kami,” ujar Bahrija kepada Filesulawesi.com, Sabtu (27/6/2026) siang.

Meski berada di tengah persaingan yang ketat, Bahrija meyakini peluang SMPN 14 Palu tetap terbuka. Menurutnya, sekolah-sekolah rujukan memiliki batas daya tampung yang tidak dapat melebihi kuota yang telah ditetapkan pemerintah.

“Setiap sekolah besar hanya menerima maksimal 352 siswa atau 11 rombongan belajar. Mereka tentu tidak bisa menampung seluruh calon peserta didik. Karena itu, kami mengajak para orang tua untuk mempercayakan pendidikan putra-putrinya di SMPN 14 Palu,” katanya menjelaskan.

Ia menegaskan, pihak sekolah berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi siswa sehingga mampu bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan lainnya.

“Kami ingin bukan hanya SMPN 1, SMPN 2, atau SMP Al-Azhar yang dikenal berprestasi. SMPN 14 Palu juga memiliki tekad membawa putra-putri masyarakat meraih prestasi yang gemilang,” ungkapnya dengan nada meyakinkan.

Dalam pelaksanaan SPMB 2026, wilayah domisili SMPN 14 Palu meliputi Kelurahan Besusu Timur, Besusu Tengah, serta sebagian wilayah Kelurahan Talise Valangguni dan Tanamodindi yang masuk dalam wilayah irisan.

Tahun ini SMPN 14 Palu menargetkan menerima sebanyak 256 siswa yang terbagi dalam delapan rombongan belajar (rombel). Hingga Sabtu (27/6/2026), jumlah pendaftar yang telah masuk dan menunggu proses verifikasi mencapai lebih dari 300 orang.

“Target kami delapan rombel atau 256 siswa. Alhamdulillah sampai hari ini sudah ada sekitar 300 lebih pendaftar yang sedang menunggu proses verifikasi,” jelas Bahrija.

Ia pun kembali mengajak masyarakat Kota Palu, agar tidak ragu memilih SMPN 14 Palu sebagai tempat menempuh pendidikan se-tingkat SMP.

Menurutnya, sekolah akan terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran, termasuk mendorong peningkatan capaian Tes Kemampuan Akademik (TKA) siswa.

“Pada tahun ini, nilai TKA tertinggi siswa kami untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia mencapai 93,3. Sementara untuk Matematika sebesar 7,67. Ini menjadi modal dan harapan bahwa ke depan anak-anak kami mampu bersaing lebih baik lagi,” pungkasnya.zal

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *