PALU, FILESULAWESI.COM – Dinas Koperasi dan UMKM (Diskop UMKM) Sulawesi Tengah mulai menjalankan program pelatihan bagi wirausaha baru sebagai bagian dari implementasi Program Berani Harmoni Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Program tersebut menargetkan lahirnya 20 ribu wirausaha baru hingga tahun 2029.
BACA JUGA: Kadisdikpora Donggala Bantah Isu Intervensi Revitalisasi Sekolah, Tegaskan Program Sesuai Aturan
Saat ini, pelaksanaan program telah memasuki pelatihan angkatan kedua. Setiap angkatan diikuti 40 peserta calon wirausaha baru yang mendapatkan pembinaan intensif. Dalam setahun, Diskop UMKM Sulteng menargetkan mampu melatih hingga 2 ribu calon pelaku usaha.
BACA JUGA: Kadis Pendidikan Sulteng: Program BERANI CERDAS Amanat Undang-Undang Dasar 1945
Kepada sejumlah awak media saat ditemui di ruangannya, Kepala Diskop UMKM Sulteng, Sumarno, mengatakan program ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor UMKM.
“Program ini bukan sekadar pelatihan, tetapi bentuk komitmen pemerintah dalam menciptakan wirausaha baru yang mandiri dan berdaya saing. Target 20 ribu wirausaha baru hingga 2029 merupakan upaya nyata memperkuat ekonomi masyarakat,” ujar Sumarno kepada sejumlah awak media di ruang kerjanya.
Menurutnya, para peserta akan dibekali berbagai keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan untuk memulai maupun mengembangkan usaha.
“Kami menghadirkan pemateri yang benar-benar kompeten, termasuk dari kalangan akademisi Universitas Tadulako, agar peserta mendapatkan ilmu yang aplikatif dan sesuai kebutuhan pasar,” jelasnya.
Dalam pelaksanaan program, Diskop UMKM Sulteng juga melibatkan tenaga profesional, termasuk para profesor dari Universitas Tadulako (Untad), guna memberikan pemahaman komprehensif mulai dari dasar kewirausahaan hingga strategi pengembangan usaha.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pemerataan pelatihan di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas.
“Pelatihan ini akan kami lakukan secara bergilir di seluruh kabupaten dan kota. Harapannya tidak ada daerah yang tertinggal dalam pengembangan UMKM,” tambahnya.
Sumarno berharap semakin banyak masyarakat yang tertarik menjadi wirausaha sehingga mampu membuka lapangan kerja baru di daerah masing-masing.
“Dengan semakin banyaknya wirausaha baru, kami optimistis perekonomian Sulawesi Tengah akan semakin tumbuh dan kuat ke depannya,” tutup Kadis Koperasi dan UMKM Sulteng.zal









