PALU, FILESULAWESI.COM – Wacana Pemerintah Kota (Pemkot) Palu untuk memberlakukan sistem dua arah lalu lintas di Jembatan 1 dan Jembatan 3 mendapat dukungan dari Ketua DPRD Kota Palu, Rico A T Djanggola.
BACA JUGA: Terbitkan SE Peduli Lingkungan, Wali Kota Palu Ajak Warga Diminta Aktif Jaga Kebersihan
Dalam keterangannya kepada awak media ini, Rico A T Djanggola menyatakan bahwa rencana tersebut dinilai dapat memberikan dampak positif bagi mobilitas masyarakat di Kota Palu.
“Dengan dibukanya wacana dua arah di Jembatan 1 dan 3, maka jarak tempuh dan aksesibilitas antara Palu Timur dan Palu Barat akan semakin singkat dan mudah dijangkau,” ungkapnya kepada redaksi Filesulawesi.com, Kamis (9/4/2026) malam.
BACA JUGA: HUT Pemrov Sulteng Ke-62, Diagendakan Bakal Dihadiri 6 Menteri
Menurutnya, kebijakan tersebut tidak hanya berdampak pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi di sejumlah kawasan strategis.
Ia menyebutkan, aktivitas ekonomi diperkirakan akan meningkat terutama di sekitar Jalan Gajah Mada, kawasan Palu Plaza, serta wilayah Jalan Kimaja dan Jalan Rajamoili.
“Sehingga diharapkan roda ekonomi juga akan semakin bertumbuh, khususnya di area-area tersebut,” tambahnya.
Meski demikian, Rico A T Djanggola menegaskan bahwa implementasi kebijakan ini harus dilakukan secara matang. Ia meminta Pemkot Palu melalui Dinas Perhubungan untuk melakukan kajian teknis secara menyeluruh guna menghindari potensi kemacetan di titik-titik tertentu.
“Yang terpenting adalah bagaimana Dinas Perhubungan dapat mengatur alur lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan atau stuck di ruas-ruas tertentu,” tegasnya.
DPRD Kota Palu, lanjut Rico, akan terus mendukung kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat, selama direncanakan dan dilaksanakan secara terukur serta berbasis kajian yang komprehensif.zal







