PALU, FILESULAWESI.COM – Penjaringan Aspirasi Masyarakat (Reses) Anggota DPRD Kota Palu, Armin, ST, pada Catur Wulan II Masa Persidangan Tahun 2026 Masa Jabatan 2024-2029, menjadi ruang bagi warga menyampaikan berbagai keluhan dan usulan pembangunan.
BACA JUGA: Dorong Desa Walatana di Kabupaten Sigi Jadi Role Model Pertanian Sulteng

Reses yang dilaksanakan di Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Tatanga-Palu Selatan tersebut berlangsung di Kelurahan Palupi, khususnya kawasan Kompleks BTN Palupi, Kota Palu.
BACA JUGA: Kajati Sulteng Lantik Tujuh Pejabat Baru
Dalam kesempatan itu, Anggota DPRD Kota Palu, Armin, mengatakan, berbagai aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui kegiatan reses akan diupayakan untuk diakomodir secara bertahap, dengan tetap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
“Reses atau jaringan aspirasi ini, Insya Allah secara bertahap segala usulan warga akan diakomodir semuanya,” urai Armin kepada redaksi Filesulawesi.com, Selasa (18/8/2026) malam.
Ia menjelaskan, dalam kegiatan tersebut pihaknya juga menyediakan kuesioner bagi warga yang ingin menyampaikan masukan maupun saran.
Aspirasi tersebut selanjutnya akan menjadi bahan untuk ditindaklanjuti bersama pemerintah daerah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Menurutnya, kondisi efisiensi anggaran yang saat ini berlangsung, turut berdampak terhadap berbagai program dan usulan masyarakat, baik yang berkaitan dengan bantuan pemerintah maupun pembangunan infrastruktur.
“Apalagi kita tahu bersama, saat ini tengah efisiensi anggaran. Ini berdampak terhadap segala hal yang berkaitan dengan usulan dari masyarakat, misalnya bantuan dari pemerintah, pengerjaan infrastruktur dan usulan serta masukan lainnya,” jelasnya.
Dalam sesi tanya jawab, salah seorang warga, Fadli, menyampaikan keluhan terkait kondisi saluran drainase di kawasan BTN Palupi.
Ia meminta, agar saluran drainase yang mengalami persoalan tersebut dapat segera diperbaiki. Pasalnya, ketika hujan turun, air kerap tergenang dan mengganggu aktivitas warga.
Usulan mengenai perbaikan drainase tersebut juga disampaikan oleh sejumlah warga lainnya yang bermukim di kawasan Kompleks BTN Palupi.
Sementara itu, Mohammad Rizal, warga Kelurahan Pengawu, menyampaikan usulan, agar pemerintah dapat melakukan pengaspalan jalan di Kompleks Perumahan BTN Taman Lili Propertindo, Jalan Malontara, Kelurahan Pengawu, Kecamatan Tatanga.
Menanggapi aspirasi tersebut, Armin mengatakan, pihaknya akan berupaya memperjuangkan usulan pembangunan infrastruktur jalan di kawasan BTN Taman Lili Propertindo.
“Untuk usulan pengerjaan infrastruktur jalan di sekitar Kompleks BTN Taman Lili Propertindo, akan diupayakan untuk dikerjakan pada tahun 2028 mendatang,” katanya.
Sedangkan untuk persoalan drainase, Armin menyatakan, akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada dinas teknis agar dapat ditindaklanjuti secara bertahap.
“Kita akan berusaha menyampaikan kepada dinas teknis dan akan dikerjakan secara bertahap, mengingat saat ini masih dalam kondisi efisiensi anggaran,” ujarnya menambahkan.
Kegiatan reses tersebut turut dihadiri Kabag Sekretariat Daerah DPRD Kota Palu, pejabat Dinas Sosial Kota Palu, Dinas Koperasi dan UMKM Kota Palu serta sejumlah instansi teknis lainnya.
Hadir pula Ketua RW 05, Ketua RT 3, Ketua RT 4, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, pendamping reses Gina Adriani, SH, Febrina Silkia, ST, serta warga Kelurahan Palupi dan sekitarnya.zal






Muh Nur Sangadji[/ca4sption]







