PALU, FILESULAWESI.COM — Anggota DPRD Kota Palu dari Fraksi PKS, Sucipto S Rumu, kembali melaksanakan Reses atau Jaring Aspirasi Masyarakat di Jalan Agatis Lorong I, Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Kamis (20/8/2026) sore.
BACA JUGA: Diduga Dikriminalisasi, Pengacara Rafiq Al’Amri Praperadilan Polda Sulteng
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu Hisyam Baba, pejabat dari Dinas Pariwisata Kota Palu, pejabat dari Dinas Sosial, pengurus DPD PKS Kota Palu, serta pengurus PKS wilayah Kecamatan Tatanga dan Kecamatan Palu Selatan.
Turut hadir pula pendamping reses, Abi Pratama Putra dan Fandi Saputra. Koordinator Kecamatan Tatanga-Palu Selatan: Mardiyah, SE dan Mamnun Aulia Rahman, S.Sos, M.Si

BACA JUGA: Pergantian Pimpinan DPRD Touna Dipersoalkan, Pemprov Sulteng Beri Penjelasan Hukum
Dalam kesempatan tersebut, Sucipto S Rumu mengatakan, pihaknya tidak ingin terlalu panjang menjelaskan mengenai pelaksanaan reses maupun berbagai program yang telah dikerjakan.
Sebab, menurutnya, sebagian besar warga yang hadir sudah sering mengikuti kegiatan reses yang dilaksanakannya.
Ia menyebutkan, sejumlah aspirasi warga yang sebelumnya disampaikan melalui proposal telah berhasil direalisasikan.
“Alhamdulillah, sudah banyak usulan dari warga melalui proposal yang sudah kami realisasikan,” ujar Sucipto kepada redaksi FILESULAWESI.COM.
Menurutnya, sejumlah fasilitas yang telah direalisasikan di antaranya tenda yang digunakan dalam pelaksanaan reses kali ini. sound system, alat-alat catering, perbaikan jalan, perbaikan saluran drainase serta sejumlah usulan masyarakat lainnya.
“Bahkan pengadaan motor Kaisar. Bahkan ada yang studi tour atau studi tiru di Surabaya. Itu menggunakan anggaran Pokir,” jelasnya menambahkan.
Sucipto menegaskan, reses menjadi salah satu sarana penting bagi Anggota DPRD untuk mendengarkan secara langsung kebutuhan dan persoalan masyarakat, sekaligus menyampaikan perkembangan atas aspirasi yang sebelumnya telah disampaikan.
Setelah penyampaian dari Anggota DPRD Kota Palu Sucipto S Rumu, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan program dari sejumlah OPD teknis yang hadir dalam reses tersebut.
Memasuki sesi dialog, warga diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan, masukan dan saran kepada pemerintah maupun Anggota DPRD.
Salah seorang warga yang berdomisili di Kelurahan Duyu menyampaikan usulan, agar Pemerintah Kota (Pemkot) Palu dapat menyediakan pelatihan pengelolaan sampah, khususnya pengelolaan sampah organik.
Menanggapi usulan tersebut, Kabid Kebersihan DLH Kota Palu, Hisyam Baba, mengatakan, Pemkot Palu saat ini masih memprioritaskan upaya memaksimalkan ketertiban masyarakat dalam membuang sampah sesuai jadwal dan tempat yang telah disediakan.
Meski demikian, ia mengakui bahwa upaya terkait pengelolaan sampah, termasuk masukan mengenai sampah organik, telah mulai dilakukan meskipun pelaksanaannya masih belum maksimal.
“Insya Allah ke depannya itu semua akan kita lakukan. Yang terpenting ialah bagaimana warga Kota Palu saat ini tertib buang sampah sesuai dengan jadwalnya, itu dulu yang kita utamakan hari ini,” jelas Hisyam.
Ia berharap, kesadaran masyarakat dalam menaati jadwal pembuangan sampah dapat terus ditingkatkan sehingga persoalan kebersihan di Kota Palu dapat ditangani secara bersama-sama antara pemerintah, lembaga legislatif dan masyarakat.zal






Muh Nur Sangadji[/ca4sption]







